REQNews.com

BIN:Ciri-ciri Milenial Introvert Rentan Terpapar Terorisme, BNPT Humoris Paling Susah Dideketin

The Other Side

Wednesday, 07 April 2021 - 07:01

Ilustrasi (Foto: Istimewa)Ilustrasi Terorisme (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut, bahwa paham terorisme masuk ke kalangan milenial yang cenderung introvert dan suka menyendiri.

"Ini (paham terorisme) memang rata-rata masuk ke anak-anak yang cenderung introvert, menyendiri, dan menelan mentah," ujar Juru Bicara BIN, Wawan Hari Purwanto dalam diskusi Polemik secara virtual, Sabtu 3 April 2021. 

Menurutnya, kalangan anak muda yang terpapar terorisme akan cenderung menjauh dari orang-orang di sekitarnya. Serta, menganggap pihak-pihak yang tak sejalan dengan pemikirannya sebagai musuh.

"Orang yang udah terpengaruh cenderung menjauh, yang nggak sejalan dianggap musuh," ujar Wawan. Hal yang serupa juga disampaikan oleh Kasubdit Napi Deradikalisasi badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Sigit Karyadi pada tahun 2017 lalu.

Ia mengatakan bahwa salah satunya cenderung lebih menyendiri dan tidak terlalu pandai sehingga mudah diajak menjadi teroris.

"Kecenderungan dia tidak pandai mengungkapkan perasaannya, introvert, itulah yang paling gampang direkrut. Dan saya menilai Anda sebagai pelaku utama yang saya inginkan. Humoris paling susah dideketin," ujar Sigit dalam acara diskusi di Kampus Pertamina, Jakarta Selatan, Sabtu 29 Juli 2017.

Sigit saat itu mengatakan bahwa BNPT memiliki data perilaku seseorang yang diduga terlibat jaringan terorisme. "Masih banyak saya nggak bisa jelaskan secara gamblang. Itu ada itunya lagi, tapi yang jelas itu tanda tanda cenderung karena ini psikolog yang main," katanya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kerjasamanya dengan masyarakat untuk membantu memerangi teroris. Kemarin juga ada beberapa yang sudah dilakukan BNPT, kemaren ada orang tuanya melaporkan ke BNPT, kami BNPT ikut turun tangan, itu sudah dilakukan kami," kata dia. 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.