Viral Kondisi Komjen Anton Bachrul Terkini, Lebih Islami Usai Hijrah jadi Jamaah Tabligh

Senin, 12 April 2021 – 09:45 WIB

Mantan Wakapolri, Komjen Anton Bachrul Alam (Foto: Istimewa)

Mantan Wakapolri, Komjen Anton Bachrul Alam (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Biasanya, sejumlah jenderal Polri usai pensiun memilih berkarir sebagai politikus ataupun komisiaris perusahaan. Namun berbeda dengan  mantan Wakapolri, Komjen Anton Bachrul Alam.

Anton memilih hijrah dan aktif dalam kegiatan Jamaah Tabligh.  Mantan Kapolda Jawa Timur itu, bekalangan diketahui aktif sebagai pendakwah. Kisahnya itu, Berawa dari jamaah yang dikira teroris. 

Pensiunan jenderal bintang tiga aktif dalam kegiatan pertemuan umat Islam (ijtimak) di berbagai daerah dan meluangkan waktu dakwah ke masjid-masjid. 

Anton yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Kalsel mengatakan bahwa ketertarikannya pada dunia dakwah usai pensiun dari Polri. Saat memberikan tauziyah di Cibubur 2 Februari 2014, ia mengungkapkan awalnya mengira seorang Jamaah Tabligh itu penampilannya seperti teroris.

Karena, mereka mengenakan pakaiannya sorban serba putih, dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain, satu masjid ke masjid lain untuk berdakwah. Ia pun awalnya curiga, jemaah tersebut bisa mengganggu ketentraman masyarakat karena sering mendatangi tiap-tiap rumah.

Anton pun kemudian memerintahkan satu anggotanya menyelidiki jamaah ini dengan ikut itikaf atau berdiam diri mendekatkan diri kepada Allah di masjid, selama tiga hari.

Setelah tiga hari, anak buahnya kemudian melapor ke Anton Bachrul. "Ternyata, kata anak buah ini, Jamaah Tabligh ini bagus, saya heran jadinya. Sebab anggota saya itu setelah ikut misi, tiba-tiba rajin salat padahal sebelumnya jarang salat," kata Anton. 

Tak sampai itu saja, ia lalu mengutus lagi tiga anggotanya untuk melanjutkan penyelidikan Jamaah Tabligh dengan ikut Khuruj selama tiga hari. "Lagi-lagi hasilnya sama lho. Sepulangnya menjalankan misi, tiga anggota itu mendadak rajin salat," kata dia. 

Karena penasaran, Anton kemudian memutuskan untuk menyelidiki sendiri datang ke Markas Masjid Kebun Jeruk ikut keluar kegiatan selama tiga hari. Setelah itu, ia pun mengaku merasakan dampak positif seperti empat anggotaya sebelumnya.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, mantan jenderal bintang tiga itu menjadi sangat tertarik dengan dunia dakwah. Sepulangnya dari kegiatan itu, ia mampir beli gamis dan surban pulang dengan penampilan Sunnah.

Menurutnya, momen itu merupakan momen dimana ia mendapatkan hidayah Allah SWT dan sampai sekarang aktif dalam kegiatan dakwah dan tabligh serta istiqomah berpenampilan Sunnah.