Viral Uang Pecahan 1.0 Rupiah, Netizen Heboh Mau Pakai Buat THR! Begini Penjelasan Peruri

Senin, 10 Mei 2021 – 06:02 WIB

(Sumber: Tiktok)

(Sumber: Tiktok)

JAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan video Tiktok yang diunggah akun @PuspoTV. Dalam videonya, akun tersebut memperlihatkan penampakan uang 1.0 rupiah. Ia pun menuliskan caption, "Ngasih THR pake uang pecahan ini lucu kali ya".

Sontak video tersebut pun menghebohkan netizen. Banyak netizen bertanya-tanya apakah uang tersebut memang beredar di masyarakat dan bisa menjadi alat pembayaran yang sah.

Usut punya usut, uang dalam video viral itu merupakan Uang Test Note Specimen Pendet Dance Perum PERURI 1.0 Rupiah IDR Indonesia yang dikeluarkan Tahun 2016. Namun uang tersebut tidak sah digunakan sebagai alat pembayaran.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Perusahaan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Adi Sunardi. "Uang specimen adalah uang contoh dan tidak sah digunakan sebagai alat pembayaran," kata Adi, dikutip Senin, 10 Mei 2021.

Lebih lanjut Adi menjelaskan, berdasarkan UU Mata Uang nomor 7 Tahun 2011 pasal 2 disebutkan bahwa mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Rupiah, sedangkan uang specimen adalah bukan uang Rupiah.

Adapun ciri uang Rupiah menurut pasal 5 UU 7/2011 adalah paling sedikit memuat:

a. Gambar lambang negara “Garuda Pancasila”;

b. Frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia”;

c. Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya;

d. Tanda tangan pihak Pemerintah dan Bank Indonesia;

e. Nomor seri pecahan

f. Teks “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah Dengan Nilai …”

g. Tahun emisi dan tahun cetak.

Sebagaimana dijelaskan ciri-ciri Rupiah, uang specimen Peruri sama sekali tidak memuat hal-hal seperti yang disebutkan pada pasal 5 Undang-undang nomor 7 tahun 2011.

"Peruri membuat uang specimen digunakan sebagai alat pemasaran (marketing tools) untuk mempromosikan contoh produk/uang yang diproduksi oleh Peruri," tandasnya.