Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Beredar Video Mesum Sesama Jenis Seorang Menteri, Ini Profilnya

Rabu, 12 Juni 2019 – 13:30 WIB

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Masyarakat kembali dikejutkan dengan beredarnya video mesum di media sosial. Parahnya, pemain dalam video tersebut ternyata seorang menteri kabinet.

Video tersebut menampilkan adegan intim sesama jenis yang melibatkan seorang menteri kabinet beredar luas di sosial media dan menjadi perbincangan di Malaysia.
Diketahui , lria yang menjadi pasangannya berna Haziq Abdullah Abdul Azis.

Haziq pun mengakui bahwa dia yang ada dalam video tersebut namun rekaman tersebut tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut terjadi pada 11 Mei 2019 saat Pilihan Raya Kecil (PRK) di Sandakan.

Asal tahu saja, Haziq adalah staf khusus dari Shamsul Iskandar seorang anggota parlemen yang dilantik menjadi Wakil Menteri Kementrian Industri Utama Malaysia.

Dalam video tersebut Haziq meminta kepada SPRM atau Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia untuk menginvestigasi sang menteri karena kasus korupsi.

Sementara itu partai oposisi UMNO dan PAS malah mengecam penyebaran video intim yang dikaitkan dengan seorang menteri dan menyifatkannya sebagai politik kotor untuk “membunuh karakter” serta menjatuhkan lawan pemimpin politik tertentu.

Terpisah, Ketua Pemuda UMNO, Dr Asyraf Wajdi Dusuki mengatakan penyebaran video tersebut akan mengundang murka Allah SWT sehingga umat Islam harus kekal berpegang kepada prinsip Islam.

“Lebih membimbangkan jika video tersebut adalah palsu, pastinya dosanya lebih besar dan laknat Allah yang lebih berat bakal menimpa kita," tulisnya dalam laman Facebooknya.

Sang menteri hingga sekarang belum menyampaikan pernyataan pers. Sementara aktivis UMNO dan Ketua Sekretariat Suara Rakyat Dato’ Lokman Noor bin Adam dalam grup telegram menyampaikan pihaknya akan melaporkan ke polisi berhubung video mirip seorang menteri tersebut. (RYN)