Nahloh, Gubernur Banten Serang Balik dr Tirta: Dokter Kurang Kerjaan yang Gini-gini Kok Dikomentari!

Sabtu, 17 Juli 2021 – 08:02 WIB

dr Tirta

dr Tirta "diserang balik" Gubernur Banten usai menyindir soal akun dinkes. (Foto: Istimewa)

BANTEN, REQnews - Gubernur Banten Wahidin Halim menanggapi kritikan dr Tirta soal akun informasi Covid-19 milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

Sebelumnya, akun Dinkes Banten tersebut telah banyak menuai kritikan dari para netizen. Namun setelah dikritik oleh dr Tirta, barulah persoalan ini disorot. Bahkan direspons langsung oleh Gubernur Banten.

Di akun Youtube-nya, dr Tirta membandingkan akun Dinkes, mulai dari DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. Begitu menampilkan akun milik Banten, yang terlihat adalah dominasi wajah gubernur dan wakilnya.

Dokter Tirta lantas menyindir dengan menyebut akun tersebut merupakan akun edukasi Covid-19 paling rapi dibandingkan daerah lain.

"Jadi kita nobatkan Dinkes Prov Banten foto feednya Instagram edukasi Covidnya paling rapi. Ini Instagramnya, rapi sekali. DKI Jateng, Yogya, Jatim, lewat semua. Paling bagus Prov Banten. Bismilah komisaris," sindir dr Tirta, dikutip Sabtu, 17 Juli 2021.

Potongan video dr Tirta ini lantas tersebar dan direpost ulang olah beberapa akun media sosial di Banten. Sindiran ini tentunya mendapatkan respons dari pihak terkait.

Oleh Gubernur Wahidin Halim, sindiran itu dianggap kurang kerjaan. Memang di setiap feed akun itu ada wajah ia dan wakilnya.

Tapi, katanya, ada slide kedua dan ketiga yang menunjukkan informasi update soal Covid-19 setiap hari.

"Lagi pula dokter kurang kerjaan yang gini-gini kok dikomentari, turun ke lapangan! Tenaga kesehatan kurang dan terbatas," kata Wahidin.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Ati Pramudji Hastuti pun turut memberikan respons. Katanya, akun informasi Covid-19 tersebut jangan dilihat hanya di slide pertama.

Di setiap postingan ada tiga slide di mana berisi informasi data dan peta zonasi tiap kabupaten dan kota.

"Bukan hanya menampilkan wajah gubernur dan wagub saja tapi berisi informasi data Covid dan peta zonasi per kabupaten kota," ujar Ati.

Setelah ada kritik dari netizen dan dr Tirta, kini penanggung jawab akun resmi itu kabarnya dipegang oleh petugas dari Dinas Kominfo. Ada tenaga IT yang diperbantukan untuk mengelola akun tersebut.

"Ditugaskan oleh sekda untuk diperbantukan ke dinkes melalui surat yang dikirim oleh BKD," tandasnya.