Videonya Mencak-mencak di Penyekatan PPKM Darurat Viral, Begini Pengakuan Anggota DPRD NTB Najamudin

Sabtu, 17 Juli 2021 – 09:02 WIB

Anggota DPRD NTB Najamudin berdebat dengan petugas di pos penyekatan PPKM Darurat. (Foto: Istimewa)

Anggota DPRD NTB Najamudin berdebat dengan petugas di pos penyekatan PPKM Darurat. (Foto: Istimewa)

NTB, REQNews - Anggota DPRD NTB, Najamudin tengah jadi sorotan. Ini lantaran videonya saat sedang berdebat dengan anggota polisi di pos penyekatan PPKM Darurat di perbatasan Mataram dan Lombok Barat, viral di jagat maya.

Menurut pengakuan Najamudin, peristiwa itu terjadi saat ia hendak menuju tempat kerja dari kediamannya di Lombok Timur menuju DPRD NTB.

Mobilnya kemudian tiba-tiba dihentikan petugas di wilayah Gerimax yang sedang melakukan penyekatan. Karena tak memiliki kartu vaksin, ia dan sopirnya lantas diminta polisi putar balik.

Tak terima dengan hal tersebut, Najamudin lantas terlibat perdebatan dengan polisi tersebut.

"Jadi saya jelaskan ke polisi, saya anggota DPR, tidak kena vaksin karena gula darah, dia (polisi) minta surat keterangannya," katanya, dikutip Sabtu, 17 Juli 2021.

Akan tetapi, penjelasannya tak bisa diterima polisi yang tetap memintanya balik arah.

"Saya jawab, nanti akan dikeluarkan secara kelembagaan, tapi tetap suruh balik. Saya bilang tidak bisa begitu," ujarnya lagi.

Kebijakan penyekatan dan pembatasan yang diberlakukan pemerintah itu pun sangat disesalkan Najamudin. Di sisi lain, ketersediaan vaksin hingga saat ini pun masih belum mencukupi.

Karena itu, ia menilai pemerintah tidak memberikan solusi kepada masyarakat yang belum mendapat suntik vaksin Covid-19.

"Waktu di tempat penjagaan, saya bilang ada vaksin enggak, silakan vaksin sopir saya, tapi enggak ada vaksin," kata Najamudin.

"Jadi, kalau Anda tidak punya vaksin, Anda tidak boleh mengeluarkan aturan seperti itu," tandasnya.