Meninggal karena Kanker Prostat Dibilang Covid-19, Keluarga Marah hingga Nekat Rampas Paksa Jenazah

Kamis, 22 Juli 2021 – 16:02 WIB

Keluarga bawa paksa jenazah dari rumah sakit. (Foto: Istimewa)

Keluarga bawa paksa jenazah dari rumah sakit. (Foto: Istimewa)

KUPANG, REQnews - Sebuah video viral merekam aksi nekat sejumlah warga. Mereka terlihat sedang membawa paksa jenazah seorang pasien dari Rumah Sakit Umum Siloam Kupang pada Rabu, 21 Juli 2021.

Dari keterangan unggahan video itu diketahui, para warga tersebut merupakan keluarga dari jenazah yang mendapat hasil positif pada tes antigen Covid-19.

Namun sebelumnya menurut informasi, jenazah bernama Laus Hardimas Hana itu menjalani operasi kanker prostat di rumah sakit tersebut. Setelah operasi, Laus meninggal dunia dan harus dikuburkan sesuai dengan protokol penguburan Covid-19.

Pihak RS Siloam beralasan, hasil tes antigen Laus dinyatakan positif sehingga harus dimakamkan sesuai protokol pemakaman Covid-19. Namun keluarga tidak terima dengan keputusan tersebut, terlebih pihak RS tidak menunjukkan hasil tes PCR yang dimaksud.

Akhirnya, keluarga pun melakukan aksi nekat. Mereka membawa paksa jenazah dari rumah sakit untuk dipulangkan ke rumah.

Dalam video tampak anggota keluarga membawa jenazah menggunakan mobil boks.

Kini pihak Polres Kupang Kota bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Kupang sedang berupaya berkoordinasi dengan pihak keluarga agar jenazah dimakamkan di tempat yang sudah ditentukan.