Viral Identitas Penyebar Hoaks Video Jamaah Idul Adha Dirantai! Masykur Nababan SE Seorang ASN?

Jumat, 23 Juli 2021 – 05:01 WIB

Identitas penyebar video hoaks jamaah Idul Adha dirantai akhirnya terungkap. (Foto: Istimewa)

Identitas penyebar video hoaks jamaah Idul Adha dirantai akhirnya terungkap. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jagat maya kembali digegerkan dengan beredarnya video hoaks. Kali ini, pemilik akun Masykur Nababan SE mendadak disorot usai menyebarkan video hoaks jamaah Idul Adha dirantai.

Dalam narasinya, Masykur menyebut video itu terjadi di Bekasi. Padahal aslinya, itu adalah kejadian di Taman Selayang Utama, Batu Caves, Malaysia.

Usai postingannya viral dan diperbincangkan banyak orang, Masykur langsung menghapus video unggahannya itu. Tak sampai di situ, Masykur pun membuat video permintaan maaf yang dibagikan ulang salah satunya oleh netizen bernama Sam Hardy.

"Kejadian di Malaysia, tapi di statusnya dia tulis di Bekasi. Setelah viral langsung minta maaf. Apa dia tidak tahu efek domino dari status dia?" tulisnya, dikutip Jumat, 23 Juli 2021.

"Bagaimana jika orang percaya, dan langsung tersulut emosi, bisa terjadi keributan lagi. Dan itu hanya dipicu oleh sebuah berita hoax."

"Dari dulu saya sering beri peringatan kepada kawan-kawan, jika sebaiknya bermedsos dengan baik dan benar."

"Jangan sampai jari jempol kita lebih cepat dari kecepatan cahaya," ujar Sam Hardy.

Dalam video permintaan maafnya, Masykur Nababan mengakui bahwa unggahan videonya itu adalah hoaks.

Ia meminta maaf karena telah menggungah video dengan narasi yang tidak sebenarnya alias hoaks.

"Saya minta maaf dengan kesalahan saya, di status saya, yang sudah membuat berita hoax. Saya minta maaf," kata Masykur.

"Mungkin saya salah memahami berita, mungkin. Sudah membuat berita hoax," lanjutnya.

Permintaan maaf itu ditujukan Masykur Nababan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada masyarakat Bekasi.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat indonesia, khusunya Bekasi. Saya minta maaf dengan sangat-sangat besar," tandasnya.

Masykur Nababan sekali lagi menekankan bahwa video yang diunggahnya itu adalah hoaks.

"Saya minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena telah membuat berita hoax yang saya buat di facebook saya," tutupnya.

Usai sosoknya viral, banyak netizen kemudian penasaran dengan Masykur Nababan. Sampai-sampai muncul spekulasi jika pria tersebut adalah seorang PNS atau ASN.

Jika ditelusuri dari akun Facebooknya, Masykur Nababan pernah menayangkan siaran langsung. Dalam video itu, terlihat tiga orang tengah membersihkan sebuah ruangan dengan dinding bercat kuning.

Di salah satu sudut terlihat sebuah meja dengan latar belakang foto Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin yang dipisahkan Garuda Pancasila.

"Ruangan baru bos, ruangan baru," kata Masykur Nababan dalam video tersebut.

Terlihat, dua orang melepas baju dan hanya mengenakan kaos biasa. Akan tetapi, keduanya mengenakan celana dengan warna sama, yakni coklat.

Di tengah kesibukan mereka tengah melakukan bersih-bersih, melintas satu orang lainnya. Orang tersebut terlihat mengenakan pakaian dan celana dengan warna yang sama, coklat. Seragam orang tersebut diduga merupakan seragam PNS.

Video tersebut hanya berdurasi singkat, yakni sekitar satu menit 53 detik. Namun sudah cukup menggambarkan bahwa diduga, video itu diambil dalam ruangan sebuah instansi pemerintah.

Sementra itu, dalam keterangan profil di akun Facebooknya, Masykur Nababan SE menuliskan ia bekerja sebagai teller di Bank Syariah Indonesia.

Disebutkan bahwa ia pernah berlajar di SMA Pasundan 1 Bandung dan tinggal di Jakarta.

Ia juga menyatakan dirinya berasal dari Binjai, Sumatera Utara dengan status menduda.

Namun diduga, semua keterangan yang ia buat di akunnya tersebut merupakan informasi palsu.