Login NPWP Online Error, Akun Ditjen Pajak Banjir Keluhan 'Aneh-aneh' dari Netizen Sampai Trending!

Selasa, 27 Juli 2021 – 15:37 WIB

Netizen keluhkan pembuatan NPWP online. (Foto: Twitter)

Netizen keluhkan pembuatan NPWP online. (Foto: Twitter)

JAKARTA, REQnews - Jagat Twitter mendadak ramai dengan keluhan para netizen soal error-nya proses pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP.

Sejumlah netizen bahkan langsung "mencolek" akun resmi Ditjen Pajak RI di Twitter dan mengadukan beragam keluhan.

"Min, apa server DJP online sedang eror? Saya dari semalam login seperti ini terus mau bikin billing. Padahal NPWP sama password sudah benar @kringpajak," keluh akun @bakhtiarjian, dikutip Selasa, 27 Juli 2021.

Sementara itu akun yang lainnya mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengisi data untuk pendaftaran NPWP tetapi gagal setelah memasukan token.

"Permohonan gagal. Mohon maaf, error tidak terdefinisi. Hubungi administrator," demikian tertulis pada tangkapan layar yang dibagikan akun @mvpfizer.

Yang mengejutkan, ada pula yang mengeluhkan tentang praktik percaloan pembuatan NPWP.

"Bahkan utk bikin NPWP pun ada calonya. Padahal NPWP tu kan biar kita bisa bayar pajak ke negara. Udahnya kita mau bayar, masih pula dibikin ribet sampe ada calonya. Sebegini parahnya mental pemakan bangkai di birokrasi kita," tulis akun @handdavidian.

Menanggapi kehebohan netizen, akun resmi Pajak @kring_pajak langsung memberikan klarifikasi. Akun tersebut menjelaskan bahwa pada tanggal 26 Juli 2021 terdapat pemeliharaan server e-Faktur.

Alhasil, hal tersebut menganggu pelayanan wajib pajak, termasuk NPWP. Untuk mengatasi kendala error, @kring_pajak menganjurkan wajib pajak melakukan beberapa langkah berikut:

"Untuk kendala error tersebut, silakan coba langkah-langkah berikut: 1. Pastikan koneksi internet stabil; 2. Jika menggunakan proxy maka di aplikasi efaktur juga harus setting proxy; 3. Menonaktifkan firewall atau antivirus terlebih dahulu; 4. Pastikan sertel masih berlaku, coba unduh dan pasang kembali sertel pada aplikasi efaktur," demikian tulis akun tersebut.

Kring Pajak juga mengungkapkan kondisi ini sempat mempengaruhi e-Faktur Web dan e-Nofa. "Jika point 1 sampai dengan 4 tadi sudah di cek semua, namun masih muncul notifikasi 'ETAX 40001', mohon dapat dicoba secara berkala ya," tambah @kring_pajak.