IFBC Banner

Jokowi dan Anies Divonis Bersalah oleh Pengadilan, Melanie Subono: Akhirnya Kita Menang!

Minggu, 19 September 2021 – 15:31 WIB

Melanie Subono girang atas vonis bersalah PN Jakarta Pusat terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)

Melanie Subono girang atas vonis bersalah PN Jakarta Pusat terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Musisi Melanie Subono mengungkapkan kegembiraannya di media sosial atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis bersalah Presiden Jokowi, Gubernur DKI Anies Baswedan dan beberapa kepala daerah lainnya.

IFBC Banner


Melanie Subono bersama 31 penggugat lainnya telah memenangkan gugatan terhadap Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, dan Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Para petinggi negara itu kemudian divonis bersalah atas kelalaian lingkungan yang diajukan penggugat sejak 2019, mengatasnamakan Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota).

Lewat akun Instagram, Melanie pun meluapkan kebahagiaannya. Ia menyebut ini sebagai kemenangan rakyat, bukan hanya kemenangannya dan para penggugat lain.

"People power. Setelah dua tahun sidang mulu, diulur-ulurlah akhirnya kemarin kita, kalian menang!," kata Melanie Subono, dikutip Minggu, 19 September 2021.

Melanie lantas menjelaskan, gugatan yang mereka layangkan sejatinya berangkat dari rasa sedih dan prihatin melihat Jakarta terus-terusan menyandang predikat kota terpolusi di dunia.

"Padahal kita bahkan enggak ada pabrik. Makanya kota-kota sebelah yang mengirimkan kita imbas, pun tergugat. Plus KLHK (Kementrian Lingkungan Hidup). Sedih liat angka kematian bayi tinggi dll. ISPA. Orang lansia. dan lainnya," sebutnya.

Melanie menegaskan selain menuntut para tergugat melaksanakan vonis atau putusan sidang, secara pribadi dirinya juga memperbaiki diri.

"Di awal mulai gugatan ini, gue sudah enggak punya mobil. Enggak punya hairdryer, microwave dan lain-lain. Dan hari ini gue sudah berhasil mengurangi rokok dari dua bungkus jadi 5 batang dan gradually harus turun," ujar Melanie.

Dia pun memastikan tindakan ini bukan politis, melainkan dirinya ingin semua sadar bahwa kita semua berhak atas udara bersih dan para petinggi itu lalai.

"Bahkan tidak memberi info polusi yang ada di UU kok. Mau bantu? Downlot di aplikasi-aplikasi kayak airvisual atau nafas. Karena kalian berhak! Monitor terus," jelasnya.

"Masa sudah tanah enggak punya, air bayar, hutan dijual, masa napas pun enggak dapat hak. Lakukan part kita. Stop bakar sampah. Tanam pohon," tambahnya.

Melanie pun kembali menegaskan bahwa apa yang sudah diputuskan pengadilan atau gugatannya untuk tidak dipolitisasi.

"Karena ini terjadi di tiap pemimpin. Baru kali ini aja pengadilan mau menerima dan gue ada yang ngajarin dan ngajak. Anyway makasih buat support ya, dijaga ya plis," tandasnya.