Bukan Presiden, Ini Jabatan yang Diincar Anies Baswedan! Bikin Geleng-geleng Kepala

Kamis, 07 Oktober 2021 – 12:45 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Bukan menjadi seorang presiden, namun Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ternyata berkeinginan untuk memimpin Jakarta selama dua periode, bahkan ia memiliki rencana untuk pogram-program selanjutnya.

Tetapi, keinginan tersebut tampaknya tidak berjalan dengan baik, karena Pilkada DKI Jakarta yang sebelumnya direncanakan pada 2022, mundur hingga tahun 2024.

Pelaksanaan tersebut berbarengan dengan Pileg dan Pilpres, sehingga program-program yang telah direncanakan tak berjalan dengan mulus.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube PAN, Anies mengatakan awalnya pada tiga tahun pertama, dirinya fokus bekerja memimpin DKI Jakarta.

Selanjutnya, pada tahun keempat akan ada survei terkait kinerja dirinya hingga kebijakan yang diambil selama memimpin Jakarta.

Pada tahun kelima, ia memiliki keinginan untuk melakukan kampanye pilkada selanjutnya. Tetapi karena diundur, maka rencananya itu harus gugur, dan kini Anies lebih memilih fokus bekerja hingga akhir jabatan.

"Dulu rencananya tahun terakhir baru mulai kampanye, ternyata tidak ada Pilkada tahun depan, jadi ya sudah, kerja terus saja, enggak ada kampanye tahun depan," ujar Anies dikutip dari kanal YouTube PAN, Kamis 7 Oktober 2021.

Dirinya pun menceritakan pengalamannya dalam memimpin DKI Jakarta selama empat tahun ini. Ia mengatakan bahwa di Jakarta barang besar bisa tidak kelihatan, barang kecil bisa jadi besar.

Ia pun mencontohkan saat dirinya kecebur got saat melakukan kunjungan kerjanya di sentra vaksin Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, Sabtu 11 September 2021 lalu.

Mantan Menteri Pendidikan itu tak menyangka jiak hal kecil yang menurutnya tidak begitu penting bisa menjadi besar. Hingga sang ibu menanyakan soal insiden tersebut. "Ibu saya bilang Nis emang kecebur got ya, itu teman-teman pada nanyain," kata dia.

Selain itu, menurutnya juga banyak tantangan yang harus dihadapi selama menjabat sebagai gubernur. Mulai dari masalah transportasi, banjir, hingga kesenjangan sosial.

Menurutnya hal itu perlu waktu untuk membereskan satu per satu masalah tersebut. "Jadi, kalau ada tambahan waktu, mudah-mudahan bisa dituntaskan dengan baik," lanjutnya.