Tagar #PercumaLaporPolisi Trending, DPR Kecewa pada Polri Soal Kasus Luwu: Warga Jadi Malas Mengadu

Jumat, 08 Oktober 2021 – 13:15 WIB

Tagar #PercumaLaporPolisi trending di jagat maya. (Foto: Twitter)

Tagar #PercumaLaporPolisi trending di jagat maya. (Foto: Twitter)

JAKARTA, REQnews - Jagat maya tengah diramaikan dengan tagar #PercumaLapor Polisi. Tagar tersebut bahkan menjadi trending topic hingga kini.

Tagar ini muncul terkait kasus dugaan pemerkosaan 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan oleh ayahnya sendiri yang merupakan seorang ASN. Belakangan dikabarkan, penyelidikan terhadap kasus tersebut disetop oleh polisi.

Hal inilah yang kemudian menuai kritik dari publik, termasuk dari DPR. Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI, Ahmad Saroni menilai sikap polisi tidak proaktif dalam menindak laporan kekerasan seksual.

Dia pun sangat menyayangkan sikap dari kepolisian yang justru seakan tak mengayomi laporan atau aduan masyarakat terkait peristiwa tersebut.

Menurut Sahroni, sikap polisi itulah yang kemudian memunculkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Sekarang seiring dengan mencuatnya berita ini, muncul pula tagar PercumaLaporPolisi, karena memang laporannya malah ditolak. Ini sangat disayangkan, karena justru tugas polisi adalah melindungi dan melayani masyarakat," kata Sahroni, dikutip Jumat, 8 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Sahroni juga menegaskan perlu adanya pembukaan kembali penyelidikan kasus yang kini tengah menjadi perbincangan publik tersebut.

Ia juga meminta kepada pihak Polri agar memberikan perlindungan kepada ibu korban dan ketiga anaknya, yang merupakan pelapor sekaligus korban.

"Karenanya saya akan minta dan pantau terus agar yang pertama dilakukan Polri adalah melindungi pelapor dan korban. Lalu buka dan usut kasus ini kembali. Jangan sampai kasus seperti ini diacuhkan, yang akan membuat masyarakat malah malas mengadu, hingga tindakan kekerasan maupun kriminalitas jadi merajalela," tandasnya.