Pelat RFS Rachel Vennya, Jawaban Kombes Sambodo Singkat Padat dan Oh Ternyata..

Sabtu, 23 Oktober 2021 – 12:05 WIB

Kombes Sambodo (Foto: Istimewa)

Kombes Sambodo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Rachel Vennya kendarai mobil dengan kode pelat nomor RFS, Kombes Sambodo buka suara beri jawaban singkat dan padat. 

 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan jika pelat B-139-RFS itu benar milik Rachel Vennya.

"Jadi, kalau dari database ranmor yang ada di kita, B-139-RFS itu memang betul kepunyaan Rachel Vennya," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat 22 Oktober 2021.


Kata Sambodo, pelat tersebut bukan nopol khusus pejabat. Sambodo kemudian mengungkapkan pelat nomor tersebut tidak seharusnya ada pada mobil Alphard warna hitam.

"Jadi itu bukan nomor khusus, itu nomor biasa karena itu tiga angka," ucapnya. 

Hanya saja, ada ketidaksesuaian dengan identitas kendaraan, yang mana nopol tersebut seharusnya untuk Alphard warna putih.

"Nah, cuma, di data kita, mobil itu berwarna putih. Sementara dari hasil fakta dan tangkapan temen-temen, mobil yang digunakan itu berwarna hitam," katanya.


Pihaknya akan memberikan tindakan terhadap Rachel Vennya terkait penggunaan nopol yang tidak sesuai peruntukannya itu.

Sebelumnya mobil Alphard yang ditunggangi Rachel Vennya saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya mencuri perhatian. Salah satu pelat nomor mobilnya dengan kode 'RFS' membuat publik bertanya-tanya keasliannya.


Belakangan polisi mengungkapkan adanya ketidaksesuaian pelat 'RFS' yang digunakan pada mobil Alphard tersebut. Meski begitu polisi memastikan bahwa pelat tersebut adalah milik Rachel Vennya.

Seperti diketahui Rachel Vennya selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis 21 Oktober 2021 malam. Dia bersama pacarnya, Salim Nauderer dengan menaiki mobil Alphard warna hitam bernopol B-139-RFS.

Kata Sambodo, terkait adanya dugaan pelanggaran lalu lintas ini, pihaknya akan meminta keterangan dari Rachel Vennya. Namun, pemeriksaan akan dilakukan setelah Rachel Vennya selesai menjalani pemeriksaan soal kabur dari karantina.


"Kita akan memanggil untuk klarifikasi apakah dengan memanggilnya atau kita mengirim penyidik lalu lintas datang ke rumahnya untuk melihat kendaraan itu," katanya.

 

Menurutnya, pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut perkara pelat nomor kendaraan Rachel Vennya itu. Polisi akan meminta keterangan Rachel Vennya soal pelat nomor itu.

Sambodo menyatakan pemeriksaan tersebut akan dilakukan setelah Rachel Vennya selesai diperiksa soal kasus kabur dari karantina.


"Sehingga nanti setelah selesai paralel dengan pemeriksaan yang dilakukan terkait dengan kasusnya kabur karantina itu, kita akan memanggil untuk klarifikasi apakah dengan memanggilnya atau kita mengirim penyidik lalu lintas datang ke rumahnya untuk melihat kendaraan itu," katanya.

Sambodo menyebut penyidik juga akan mencari tahu apakah Rachel Vennya mengubah spesifikasi kendaraan dengan identitas TNKB B-139-RFS itu atau Rachel Vennya pakai pelat bodong, akan ditelisik lebih lanjut.

 

"Apakah dia melanggar pasal 280 UU Lalu Lintas juncto pasal 68 artinya tidak menggunakan TNKB yang sah. Atau misalnya memang pelanggaran 288 tidak bisa tunjukkan STNK. Artinya, mobil itu sudah dicat tapi belum diubah STNK-nya. Jadi kita akan mengklarifikasi itu. Kita akan cocokkan data kita dengan nomor mesin dan sebagainya," ucapnya.

Jika Rachel Vennya terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas terkait nopol itu, sanksi tilang menantinya.

"Sanksinya tilang. Kita akan lihat pelanggaranya apa akan kita sesuaikan dengan temuan penyelidik. Jadi hanya selisih di warna saja. Kalau jenisnya Alphard, apakah jenis Alphard yang sama atau yang lain tapi ditempelkan dengan pelat itu," ucapnya.