Selain Facebook, Tiga Perusahaan Raksasa Ini Juga Pernah Berganti Nama Loh!

Minggu, 31 Oktober 2021 – 01:05 WIB

CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Tangkapan layar)

CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA, REQnews - Baru-baru ini, CEO Facebook Mark Zuckerberg resmi melakukan rebranding pada nama perusahaan induk Facebook Inc. yang menaungi layanan Facebook, WhatsApp, serta Instagram dengan nama Meta Platforms Inc.

Seluruh merek "Facebook Inc." yang sebelumnya dipasang di laman resmi, media sosial, hingga logo pun sudah diganti menjadi "Meta" dengan logo mirip simbol infinity (tanpa batas).

Ternyata, selain Facebook Inc. ada beberapa perusahaan teknologi raksasa yang melakukan hal serupa. Kali ini REQnews.com telah merangkum tiga perusahaan yang melakukan rebranding!

1. Snapchat
Diluncurkan pada September 2011, aplikasi jejaring sosial Snapchat ini didirikan oleh Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown di bawah naungan Snapchat Inc. Aplikasi ini bisa dibilang menjadi media sosial pertama yang menyediakan layanan berbagi video dan foto. 

Bahkan, Snapchat bertransformasi menjadi salah satu media sosial paling populer, hingga beberapa media sosial lainnya seperti Facebook dan Instagram turut menjiplak fitur populer Snapchat.

Setelah itu, Snapchat pun merambah ke bisnis produksi lain seperti kacamata pintar Spectacles dan memilih mengganti nama perusahaan menjadi Snap Inc pada September 2016. Saat itulah, Snap Inc. menjadi perusahaan induk dari aplikasi Snapchat dan unit usaha kacamata Spectacles.

2. Google
Diririkan pada Agustus 1998, Google awalnya hanya menyediakan layanan mesin pencarian yaitu Google Search. Tetapi dengan seiring perkembangan teknologi, Google pun mulai memiliki produk dan bisnis lain. Setelah itu, Google pun seakan menjadi perusahaan induk dari semua produk dan unit usahanya.

Larry Page yang saaat itu menjabat sebagai CEO Google pada 2015, mengumumkan restrukturisasi dengan perusahaan induk baru bernama Alphabet. Bisnis-bisnis lainnya yang tak terlalu terkait erat dengan bisnis utama Google seperti riset penuaan Calico, rumah pintar Nest, dan penyedia layanan internet Fiber.

Bisnis tersebut seperti Google Ventures, Google Capital, dan Google X yang mencakup proyek mobil tanpa sopir, juga berpindah di bawah naungan Alphabet sebagai usaha-usaha sendiri. Kemudian Google menangani bisnis "tradisional" yang selama ini memang menjadi andalannya, seperti mesin pencari, iklan, peta, YouTube, Android, dan Chrome.

 

3. Apple
Perusahaan rintisan Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne ini, ternyata Apple Inc. ini pernah mengubah namanya sebanyak dua kali. Perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan pembuat iPhone, iPad, iMac, iPod sebelumnya menggunakan nama Apple Computer Company saat pertama kali didirikan tahun 1976.

Namun, setahun kemudian pada 1977, nama perusahaan diganti menjadi Apple Computer Inc. Kata "komputer" digunakan dalam nama perusahaan karena memang Apple awalnya memproduksi komputer.

Kemudian saat Apple meluncurkan produk ponsel pertamanya pada 2007, yaitu iPhone berganti nama menjadi Apple Inc. Jobs mengatakan bahwa kata "Komputer" sengaja dihilangkan untuk lebih mencerminkan langkah perusahaan ke bidang elektronik konsumen yang lebih luas.