IFBC Banner

Blak-blakan Tagih Utang ke Presiden Jokowi, Gatot Nurmantyo: Ada Jusuf Kalla Saksinya

Senin, 08 November 2021 – 18:00 WIB

Gatot Nurmantyo (Foto: Istimewa)

Gatot Nurmantyo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kembali jadi sorotan. Kali ini gara-gara pengakuan blak-blakannya sempat menagih utang ke Presiden Jokowi Rp 1,5 triliun terkait kewajiban pemerintah kepada TNI.

Diungkapkan Gatot, kala itu ada Jusuf Kalla yang jadi saksinya. Momen dirinya menagih utang pemerintah ke TNI lewat Jokowi tersebut, kata Gatot, terjadi ketika dia hendak digantikan oleh Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Gatot menjelaskan, saat itu begitu dirinya tahu Presiden Jokowi mengirimkan surat calon tunggal Marsekal Hadi ke DPR sebagai penggantinya ia langsung menemui Jokowi di Istana Bogor.

Pengakuan Gatot Nurmantyo itu disampaikan daam sebuah wawancara khusus dengan majalah Forum Keadilan edisi Oktober 2021.

Gatot mengatakan, kala itu dirinya langsung menghadap Jokowi. Adapun utang yang dimaksud adalah untuk membiayai operasional Operasi Penyekatan Marawi. Operasi TNI tersebut untuk mencegah pelarian dari Filipina Selatan masuk ke Indonesia.

Menurut Gatot, jika utang tersebut tak segera diselesaikan pemerintah, maka TNI akan kekurangan anggaran.

"Ada pak JK di situ. Saya sampaikan Pak Presiden saya berterima kasih sudah diberi kesempatan sebagai Panglima TNI selama dua tahun lebih dan bapak sudah mengajukan Pak Hadi sebagai pengganti saya," kata Gatot menceritakan momen tersebut, dikutip Selasa, 8 November 2021.

"Saya hanya menyampaikan bahwa pemerintah berutang kepada TNI 1,5 triliun. Mohon dilengkapi kalau tidak, ada anggaran-anggaran yang terpakai untuk ini," tandasnya.