Terungkap! Ini Alasan Jenderal Dudung Copot Baliho Rizieq Shihab

Selasa, 30 November 2021 – 18:03 WIB

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Deddy Corbuzier)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Deddy Corbuzier)

JAKARTA, REQnews - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan alasannya memberantas dengan mencopot baliho eks imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Ia mengungkap ada beberapa hal yang membuat dirinya harus turun tangan agar prajurit TNI membantu Satpol PP dan Polisi memberantas baliho Rizieq di seluruh Jakarta.

Dudung mengatakan pemberantasan baliho tidak dilakukan dengan cara spontan, karena dirinya telah mempelajari perbuatan buruk yang dilakukan Rizieq.

"Saya masuk ke Kodam Jaya, saya lihat baliho bergelimpangan, seruan jihad, revolusi akhlak, baliho ada yang disembah-sembah, saya pelajari, apa ini," ujar Dudung dalam Podcast #Closethedoor Deddy Corbuzier dengan tema 'SERAM?? NAIK DARAH SAYA?? INI NKRI BUNG!! - KSAD DUDUNG' dikutip pada Selasa 30 November 2021.

"Kemudian saya pelajari juga video-video sebelumnya apa yang dilakukan Rizieq Shihab, berani sekali dia mengatakan pimpinan kita, presiden kita dengan kata-kata yang tidak bagus. Sebagai warga negara mengganti nama presiden dengan kata-kata tidak benar. Mendidih darah saya, panas sudah," lanjutnya.

Dirinya menyebut bahwa baliho yang dicopot di seluruh Jakarta dinilai sudah sangat meresahkan. Karena, TNI mendapatkan surat permintaan bantuan kepada Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) Jakarta Pusat untuk menertibkan baliho.

"Bayangkan kita dapat 338, kantor Satpol PP Jakarta Utara didatangi dan disuruh pasang lagi jam 11 malam. Memang mereka ini siapa, di situ saya bilang, negara harus hadir. Kalau dibiarkan bisa berbahaya," ujarnya.