IFBC Banner

Bersejarah, Ini Bentuk Negara Pada Zaman Yunani Kuno

Kamis, 06 Januari 2022 – 09:30 WIB

 Bentuk-bentuk negara terdiri dari sistem penjelmaan politis, hal ini sudah terjadi sejak zaman Yunani kuno yang kian mengalami perkembangan secara perlahan sampai sekarang (Foto: Istimewa)

Bentuk-bentuk negara terdiri dari sistem penjelmaan politis, hal ini sudah terjadi sejak zaman Yunani kuno yang kian mengalami perkembangan secara perlahan sampai sekarang (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Bentuk-bentuk negara terdiri dari sistem penjelmaan politis, hal ini sudah terjadi sejak zaman Yunani kuno yang kian mengalami perkembangan secara perlahan sampai sekarang. Pada zaman Yunani kuno, bentuk negara lebih kepada penerapan yang ideal atau filsafat.

IFBC Banner


Hal ini dapat dilihat pada pemikir atau filsuf Plato yang mengemukakan 5 macam bentuk negara sesuai dengan sifat maupun jiwa manusia yang terkandung di dalamnya.

Pertama ialah bentuk negara aristokrasi, ialah pemerintahan yang dikendalikan oleh cendekiawan sesuai dengan pikiran keadilan. Namun bentuk negara ini kemudian mengalami perkembangan menjadi timokrasi, yaitu beralihnya pemerintahan yang diduduki oleh orang yang bercita-cita untuk mencapai kemasyhuran dan kehormatan.

Tidak sampai disitu, berlanjut lagi ke bentuk ketiga, yaitu oligarki. Pemerintahan ini dikuasai oleh pihak atau golongan hartawan bukan atau tidak bertindak layaknya pemerintahan yang baik, sehingga terdapat perlawanan dari rakyat atau masyarakat. Dikarenakan timbulnya masalah yang ada, maka lahirnya negara yang menerapkan demokrasi, kendati demikian dalam segala sistem pemerintahan kerap terdapat kelemahan, sehingga lahirnya anarki.

Terakhir ialah bentuk negara tirani, mencakup pemerintah yang memerintah dengan sewenang-wenang, hal ini tentu menjadi bentuk negara yang paling jauh dari cita-cita tercapainya keadilan.

Sehingga, dengan adanya bentuk-bentuk negara tersebut pada jaman Yunani kuno, menurut Plato, bentuk pemerintahan terbaik ialah kembali lagi menjadi seperti awal, yaitu aristokrasi. Bentuk dan pemikiran ini juga kurang lebih telah terjadi serupa di berbagai wilayah negara, maka pada akhirnya, Plato menganggap bahwa bentuk pemerintahan yang baik ialah seperti semula yaitu aristokrasi.

 

 

Penulis: Hans Gilbert Ericsson