Geger Mayat Anak di Pemalang Disimpan Orangtua Berbulan-bulan, Diyakini Bisa Hidup Lagi Pakai Ritual

Rabu, 12 Januari 2022 – 16:31 WIB

Jenazah anak di Pemalang disimpan keluarganya berbulan-bulan di rumah.

Jenazah anak di Pemalang disimpan keluarganya berbulan-bulan di rumah.

PEMALANG, REQnews - Publik digemparkan oleh kabar adanya satu keluarga di Pemalang yang menyimpan jenazah anak mereka selama lebih dari 2 bulan di rumah.

Menurut informasi, jenazah SAR (14 tahun), bocah perempuan asal Dukuh Sutapa, Desa Plakaran, Kecamatan Moga itu sengaja disimpan karena kedua orangtuanya meyakini sang anak masih bisa hidup kembali.

"Orang tuanya masih meyakini anaknya masih hidup dan bisa hidup kembali," kata Umroni, Camat Moga, dikutip Rabu, 12 Januari 2022.

Lebih lanjut Umroni bercerita, kedua orangtua SAR yakni Rahmad (38 tahun) dan Prihati (36 tahun), meyakini hal tersebut sebelum akhirnya disadarkan oleh Muspika dan tokoh agama.

Selama ini, jasad SAR diletakkan dalam sebuah kamar di rumah yang memang berada jauh dari tetangga.

"Disimpan di kamar rumah, jenazahnya. Ya kondisinya sudah seperti itu. Itu pun pihak keluarga masih meyakini masih hidup," sambung Umroni.

Sementara itu, hadil pemeriksaan medis Puskesmas menyatakan bahwa penyebab kematian SAR adalah karena TB (Tuberkulosis) Paru.

"Dari hasil riwayat sakitnya, menurut pihak medis puskesmas mencatat yang bersangkutan sakit TB Paru sejak enam bulan lalu. Sedangkan hasil pemeriksaan kondisi mayat, diduga sudah meninggal sejak dua setengah bulan lalu," kata Umroni.

"Dari catatan medis ya seharusnya yang bersangkutan melakukan pemeriksaan bulanan, namun sudah dua setengah bulan tidak dilakukannya," ujarnya.

Usai kasus bocah SAR mencuat ke publik, kini kabarnya pihak keluarga telah bersedia menguburkan jenazah anak malang itu.

Diungkapkan Ustaz Zaenuri, salah seorang tokoh agama yang terlibat negosiasi dengan keluarga SAR, jenazah remaja SMP itu telah dimakamkan pada Minggu malam, 9 Januari 2022.

"Malam itu juga dimakamkan dan warga bertakziah dan mengantarkan ke pemakaman," tandasnya.