Mahfud Ungkap Ada Menteri Minta Setoran Rp 40 Miliar ke Anak Buah, Siapa Sosoknya?

Rabu, 12 Januari 2022 – 19:32 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Istimewa)

Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap adanya menteri yang meminta anak buahnya 'mencari' uang setoran senilai Rp 40 Miliar. Mahfud menyebut bahwa uang itu akan masuk ke kantong sang menteri.

Cerita tersebut Mafud sampaikan dalam salah satu program TV pada Selasa 11 Januari 2022. Ia menyebut ada seorang direktur jenderal (dirjen) suatu kementerian yang pernah mendatangi dirinya dan menceritakan hal tersebut.

Dirjen tersebut, kata Mahfud, bercerita bahwa ia diminta mencarikan uang dari proyek perizinan yang dikerjakannya dan disetorkan ke pimpinan. Namun, Mahfud enggan mengungkapkan sosok pimpinan tersebut.

Saat ini, dirjen tersebut telah mundur dari jabatannya. "Kan ada yang sampai ditangkap, ada dirjen kan katanya ini setoran untuk menteri. Bahkan ada seorang dirjen mundur dari satu kementerian," kata Mahfud dikutip pada Rabu 12 Januari 2022.

"Dia datang ke saya sebelum mundur, Pak saya disuruh nyetor, suruh cari uang 40 miliar dari kedirjenan saya ini karena mengurusi perizinan-perizinan apa gitu. Mundur dia, tapi diumumkannya dipecat, diberhentikan," lanjutnya.

Menurutnya, kejadian tersebut banyaj sekali dijumpai. "Kan banyak yang sekarang untuk masuk..," kata Mahfud. "Ke dompet pimpinannya? Dompet menterinya misalnya?, " tanya Aiman memastikan. "Iya," jawab Mahfud.

Mafud pun mengaku tak mau melakukan hal serupa, bahkan dirinya memberikan peringatan terhadap sekretarisnya agar tak mencarikan uang setoran untuk dirinya.

"Saya di sini juga bilang, Pak Ses (Sekretaris Menko Polhukam), saya perlakukan dengan wajar, yang gaji saya berikan gaji saya, honor honor saya berikan yang sah, tapi yang tidak ada jangan cari-cari," lanjutnya.

Itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang merugikan. "Gitu aja biar semua selamat, Anda selamat, saya selamat," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.