Disebut Afiliator dan Penipu Binary Option hingga Terancam Dipolisikan, Indra Kenz Jawab Begini

Rabu, 26 Januari 2022 – 17:01 WIB

Selebgram/Youtuber Indra Kenz

Selebgram/Youtuber Indra Kenz

JAKARTA, REQnews - Konten kreator bernama Maru Nazara baru-baru ini menjadi sorotan warganet usai dirinya tiba-tiba muncul meminta pertanggungjawaban dari para afiliator Binary Option, termasuk Indra Kenz alias Indra Kesuma.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Maru Nazara mengaku kehilangan hingga ratusan juta rupiah karena trading. Dia pun menyebut bahwa Indra Kenz adalah penipu dan harus diproses secara hukum.

"Indra Kenz, Doni Salmanan dan semua afiliator Binary Option. Kalian harus diproses secara hukum karena kalian telah menjerumuskan banyak orang, kalian telah menipu banyak orang. Kalian adalah afiliator dan bukan trader. Kalian menipu dan memanipulasi sehingga kalian dianggap seorang trader," kata Maru, dikutip dari kanal Youtube Panggung Inspirasi Official, Rabu, 26 Januari 2022.

Tak sampai di situ, Maru juga mengungkap soal adanya korban dari Indra Kenz dan Doni Salmanan yang telah kehilangan uang hingga jutaan, ratusan juta hingga miliaran. Bahkan, ada juga korban yang menjual rumahnya dan bunuh diri.

"Kalian harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Aku sendiri korban dari kalian sebesar Rp540 juta," ungkapnya.

Video pengakuan Maru Nazara itu lantas viral dan menjadi sorotan publik. Menanggapi tudingan Maru Nazara, Indra Kenza pun langsung memberikan klarifikasi.

"Nah tiba-tiba entah muncul dari mana ngaku udah loss Rp540 juta. Kalau asumsi gue nih orang emang tradingnya barbar, tamak dan emosian. Keliatan disini dengan adegan banting-banting laptopnya. Itu loss sampai Rp540 juta siapa yang ngajarin ya bang?" ujar Indra Kenz di Instagram.

"Loss Rp10 juta aja udah boleh instropeksi. Di binary openn posisi minimal Rp14 ribu open posisi maksimal Rp14 juta. Lu bisa loss Rp540 juta? Terus minta gue yang tanggung jawab?" lanjutnya.

Indra Kenz lantas membuat video yang berisi permintaan pembuktian oleh Maru Nazara. Dalam video itu, Indra meminta Maru menjelaskan kronologi lengkap dirinya hingga bisa loss sampai Rp540 juta.

Youtuber yang kerap dijuluki Crazy Rich Medan ini juga mengatakan bahwa dia sudah seringkali memperingatkan soal risiko trading.

"Dari dulu gue selalu ingetin soal risiko dan selalu pesan ke kalian buat hati-hati karena trading ini kayak bisnis bisa untung dan bisa rugi. Tetap aja ada yang begini," kata Indra Kenz.

"Gak ada yang nyuruh lu main bro. Gak pernah gue maksa untuk trading, gak pernah gue maksa untuk daftar pakai link afiliate gue, gak pernah maksa buat join. Gak pernah. Itu hak kalian, pilihan kalian," tambahnya.

Di akhir unggahannya, Indra Kenz malah memperingatkan Maru Nazara bahwa perbuatannya bisa terjerat UU ITE jika terbukti informasi yang ia sebarkan adalah hoaks.

"Nah loh, kalau terbukti omongan dia hoax. Pasalnya berlapis loh. UU ITE, pencemaran nama baik, fitnah, pembohongan publik. Gue bukan tipikal yang nyerang orang duluan. Udah diserang berkali-kali pun biasanya gue memilih diam. Tapi kali ini apakah gue akan diam?" kata Indra Kenz.