IFBC Banner

Viral! Begini Kronologi Satpol PP Keluarkan Paksa Pesawat Susi Air dari Hanggar Sampai Bu Susi Geram

Rabu, 02 Februari 2022 – 18:31 WIB

Pesawat Susi Air dipaksa keluar dari hanggar Malinau. (Foto: Istimewa)

Pesawat Susi Air dipaksa keluar dari hanggar Malinau. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendadak jadi sorotan. Ini terjadi usai dirinya membagikan sebuah video yang memperlihatkan para anggota Satpol PP berseragam sedang memaksa keluar pesawat Susi Air yang sedang dalam masa perbaikan di hanggar.

IFBC Banner


Susi pun bercerita lewat cuitan di Twitter-nya. Dia mengaku terkejut dengan aksi para anggota Satpol PP yang tiba-tiba itu.

"Seringkali ada kejutan dlm hari-hari kita.. Kejutan hari ini, sy dapat video dari anak saya ttg pesawat Susi Air dikeluarkan paksa oleh sekumpulan Satpol PP dari Hanggar Malinau setelah kita sewa selama 10 tahun ini untuk melayani penerbangan di wilayah Kaltara," tulis Susi Pudjiastuti, dikutip Rabu, 2 Februari 2022.

Susi pun merasa kecewa dengan keputusan yang jelas melibatkan kekuasaan dan wewenang itu.

"Kuasa .. wewenang .. begitu hebatnya .. apa yang kau lakukan 10 tahun terbang & melayani wilayah Kaltara yang sulit dijangkau, ternyata …" tambah Susi.

Dalam video yang dibagikan Susi, terlihat Satpol PP mendorong 3 pesawat itu menuju luar hanggar dan membiarkan teronggok di rerumputan. Tentu ini sangat membahayakan karena memindahkan dan menempatkan pesawat tidak seperti mobil.

Menanggapi kejadian ini, Nadien Kaiser, Corporate Secretary Susi Air pun turut angkat bicara. Ia pun membenarkan terjadinya peristiwa yang miris itu.

Nadine mengaku masih mengumpulkan bukti-bukti dan kronologi pengusiran paksa pesawat Susi Air dari hanggar ini.

"Kami sudah mengontrak hanggar Malinau ini selama 10 tahun lebih. Kontrak kami habis akhir Desember 2021 dan kami sudah mengajukan perpanjangan kontrak sejak November 2021," kata Nadine.

Lebih lanjut, kata Nadine, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bupati Malinau terkait pengajuan perpanjangan hanggar ini.

"Tahun kemarin kita bersurat untuk memperpanjang kontrak untuk 2022. Tapi permintaan ini ditolak," jelasnya.

"Kok sekarang pihak Pemda bilang kami diusir karena tidak pernah perpanjang kontrak. Informasi yang didapat tim Pemkab Malinau sudah memberikan kontrak hanggar ke pihak lain," sambung Nadine yang merasa aneh dengan sikap Pemkab Malinau ini.

Kontrak hanggar Malinau, kata Nadine, selama ini memang diperbarui tiap tahun.

"Karena kontrak penerbangan perintis itu diputuskan oleh pemerintah juga setiap tahun. Dan kami sudah mengontrak hanggar ini sudah 10 tahun lebih," tandasnya.