IFBC Banner

Viral Pengantin Wanita Ditinggal Kabur Calon Suami Jelang Nikah, Warga Ngamuk Sampai Blokir Jalan!

Selasa, 08 Februari 2022 – 18:31 WIB

Pengantin wanita ditinggal kabur mempelai pria jelang akad nikah di Dompu, NTB. (Foto: Istimewa)

Pengantin wanita ditinggal kabur mempelai pria jelang akad nikah di Dompu, NTB. (Foto: Istimewa)

DOMPU, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya kisah miris seorang pengantin wanita yang ditinggal kabur mempelai pria jelang akad nikah. Menurut informasi, perisitiwa memilukan itu terjadi di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kini, kabar terkini menyebut bahwa warga yang kecewa dan marah dengan si mempelai pria yang kabur akhirnya melampiaskan emosi mereka dengan memblokir jalan lintas Dompu-Sumbawa pada Senin, 7 Februari 2022.

Warga yang kebanyakan dari keluarga pengantin wanita tak bisa menahan kekesalan mereka atas aksi si mempelai pria. Adapun pemblokiran jalan dilakukan di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. Warga memblokir jalan menggunakan kayu, batu, hingga membakar ban bekas di jalan nasional lintas Dompu-Sumbawa.

"Kami kecewa. Sikap dia mencoreng nama baik kami selaku keluarga dari mempelai wanita," ungkap Syahril, seorang anggota keluarga mempelai wanita, dikutip Selasa, 8 Februari 2022.

Pihak keluarga mempelai wanita, kata Syahril, menuntut mempelai pria bersama keluarganya untuk bertanggung jawab atas kejadian ini. Selain itu, pihaknya mendesak polisi untuk segera menangkap calon pengantin pria.

"Kami tidak akan membuka jalan ini kalau yang bersangkutan belum diamankan," tegasnya.

Terkait kasus ini, Kapolsek Woja Ipda Zaenal Arifin melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki menjelaskan bahwa aksi blokir jalan tersebut terkait adanya salah seorang warga Lingkungan 5 Kelurahan Montabaru atas nama Wanda yang akan menikah dengan, Rizky, beralamat di Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.

Akad nikah seharusnya digelar sekitar pukul 15.00 WITA, pada Senin, 7 Februari 2022. Namun mempelai Laki-laki tiba-tiba tidak mau melangsungkan pernikahan, sehingga timbul reaksi masyarakat untuk melakukan aksi blokir jalan.

Ipda Akhmad Marzuki menambahkan, sekitar pukul 13.25 WITA, Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin bersama anggotanya tiba di lokasi blokir jalan. Selanjutnya Kapolsek Woja didampingi Lurah Montabaru melakukan negosiasi dengan warga Kelurahan Montabaru.

Zainal meminta pihak keluarga yang merasa dirugikan agar melaporkan secara hukum terkait masalah yang dialami.

"Laporkan saja ke polisi agar kasusnya segera ditangani. Kami minta jalan yang ditutup ini segera dibuka," ujarnya.

Setelah mendengar arahan Kapolsek, massa akhirnya bersedia membuka jalan, arus lalu lintas pun kembali lancar.

"Kabarnya pihak keluarga sepakat untuk menempuh jalur hukum. Karena konsumsi yang sudah terlanjur disiapkan untuk acara pernikahan," jelas Zainal.