Jangan Asal Bikin Prank! Ini Peringatan Keras Polisi untuk Youtuber

Minggu, 14 Juli 2019 – 18:00 WIB

Prank Tuyul Depok (Foto: Istimewa)

Prank Tuyul Depok (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Segala cara dilakukan para Youtubers untuk menghasilkan konten yang viral. Bahkan, tak terpikirkan oleh mereka apakah konten yang mereka buat bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Tak tinggal diam, pihak kepolisian memberikan peringatan agar youtuber tidak menghalalkan segala cara hanya demi konten. Peringatan tersebut disampaikan usai penangkapan seorang bocah yang melakukan aksi prank di Depok, Jawa Barat, dengan menakut-nakuti warga dengan menjadi tuyul.

"Sebaiknya pembuatan konten di YouTube agar memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain, (buat konten) itu terlalu berisiko," kata Paur Humas Polresta Depok Iptu Made Budi di Depok, Minggu 14 Juli 2019.

Sebelumnya, pihaknya juga mencegah aksi prank pocong yang pernah terjadi di Jalan Juanda, Depok. Kata dia, aksi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara yang lewat.

"Baik pelaku maupun korban bisa celaka. Begitu juga bagi si pembuat prank, dia mungkin saja akan dipukul oleh pengendara jika pengendara tersebut tidak terima dengan apa yang dilakukan," ujarnya.

Meski tidak ada pasal yang dilanggar dari aksi prank tersebut, pelaku prank masih bisa dijerat hukum kalau ada yang melapor sampai mengalami kerugian.

Diberitakan sebelumnya, bocah berinisial A (13) nge-prank menakut-nakuti warga Jalan Pertanian I, Tanah Baru, Beji, Depok, hanya demi konten YouTube. Aksinya ini diketahui oleh anggota Tim Jaguar yang sedang melakukan patroli pada Sabtu 13 Juli 2019, pukul 02.00 WIB dini hari.

Bocah tersebut ditangkap dan dikembalikan ke keluarganya. A 'bocah tuyul' mengaku bahwa dirinya sedang membuat konten prank tuyul untuk menakuti warga.

A tidak sendiri, dia melakukan aksi prank ini bersama 3 temannya yang berhasil melarikan diri. (KIY)