IFBC Banner

Viral Curhat Sedih Benni Sitanggang WNI di Ukraina, Perang di Depan Mata Saat Istri Hamil 9 Bulan

Jumat, 25 Februari 2022 – 11:31 WIB

Benni Sitanggang dan keluarga di Ukraina.

Benni Sitanggang dan keluarga di Ukraina.

JAKARTA, REQnews - Invasi Rusia terhadap Ukraina mengejutkan publik dunia. Kini, banyak orang khawatir perang dunia ketiga bakal benar-benar terjadi antara Rusia vs Ukraina.

IFBC Banner


Salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini menetap di Ukraina pun mengungkapkan curahan hatinya terkait kejadian ini. Benni mengaku mulai panik sekaligus bingung.

Pasalnya, sang istri kini sedang hamil 9 bulan di tengah situasi memanas antara Rusia vs Ukraina.

Dalam video di kanal Youtube-nya baru-baru ini, Benni sempat membagikan kondisi mengkhawatirkan di Ukraina. Suara sirene meraung-raung, dimana menunjukkan perang sudah dimulai. Warga pun mulai panik.

Benni yang saat ini tinggal di Kota Ternopil, Ukraina pun ikutan panik. Namun, sebagai kepala keluarga dia berusaha untuk tetap tenang di hadapan sang istri.

Benni sendiri diketahui telah menikah dengan seorang wanita Ukraina dan memiliki seorang putri cantik. Kini sang istri juga tengah mengandung 9 bulan.

"Seperti yang kalian dengar barusan. Itu adalah tanda atau peringatan untuk kita bahwa perang udah dimulai," kata Benni, dikutip dari video Youtube-nya, Jumat, 25 Februari 2022.

Benni pun bercerita bahwa beberapa kota sudah mendapat serangan udara Rusia, seperti Odessa, Zetomir, Mariopol hingga Kiev. Sementara itu terkait keamanan WNI di Ukraina, Benni sudah mendapatkan perkembangan terbaru dari KBRI.

Benni dan keluarganya tidak sendiri menghadapi ancaman peperangan invasi Rusia ke Ukraina. Pasalnya mertuanya juga tengah dalam perjalanan untuk mendatangai kediaman mereka.

Ini karena kota tempat tinggal mertuanya dan kediaman Benni tidak terlalu jauh.

"Mereka saya suruh datang ke sini untuk lebih aman lagi. Nanti kalau ada apa-apa kami bisa ke Lviv, kalau ke sana paling 1,5 jam naik mobil. Mereka akan datang naik mobil," katanya.

Lviv merupakan kota di Ukraina yang terdekat dari Polandia, negara tetangga yang sudah masuk Uni Eropa.

"Aku berusaha tenang juga. Karena kan Tania lagi hamil besar, kemungkinan akhir bulan ini dia lahiran atau pun Maret. Tetap kuat dan aman. Maksudnya kalau aku panik dia panik kan," kata Benni.

Benni pun meminta doa para warganet agar ia dan keluarganya selamat dan aman dari bahaya yang mengintai.

Sementara itu, untuk kota tempat tinggalnya saat ini masih dalam keadaan aman. Pasalnya tidak termasuk kota yang jadi target serangan udara militer Rusia.

Dia berharap kepada militer Ukraina untuk mempertahankan tanah airnya hingga musuh mereka Rusia yang berusaha menginvasi bisa dikalahkan.

Namun untuk mengantisipasi bahaya yang lebih besar dari invasi Rusia ke Ukraina hingga perlu dilakukan evakuasi, Benni sama sekali belum tahu.

"Kalau evakuasi, Tania itu. Satu gak bisa terbang karena udah 9 bulan dia hamil. Jadi harus bijak kami membuat keputusan," tandasnya.

Benni mengatakan kalau tempat mereka tinggal sudah tidak aman. Mereka sekeluarga berencana pindah ke kota yang lebih aman hingga bisa menyeberang ke negara tetangga yang masuk dalam Uni Eropa.