IFBC Banner

Bakal Dituntut EO Gegara Paris Fashion Week, Wanda Hamidah Sebut Ada Penipu Bak di 'Inventing Anna'

Kamis, 10 Maret 2022 – 15:31 WIB

Wanda Hamidah

Wanda Hamidah

JAKARTA, REQnews - Model senior sekaligus politisi Wanda Hamidah beberapa waktu belakangan tengah jadi sorotan karena sangat kritis dalam menanggapi polemik sejumlah brand lokal Indonesia yang mengklaim tampil di Paris Fashion Week 2022.

IFBC Banner


Seperti diketahui, belakangan terungkap jika brand-brand lokal yang sempat mengklaim diundang ke Paris Fashion Week 2022 tersebut ternyata hanya tampil dalam Paris Fashion Show yang difasilitasi Gekrafs dan Kemenpar.

Hal itu pun membuktikan bahwa kritikan yang dilayangkan Wanda Hamidah adalah benar adanya. Namun baru-baru ini, lewat postingannya Wanda mengabarkan bahwa kritikan yang dilayangkannya terkait polemik Paris Fashion Week 2022 itu berbuntut panjang.

Wanda Hamidah mengaku bahwa salah satu sahabatnya dihubungi oleh EO yang mengklaim brand-brand Indonesia masuk di acara Paris Fashion Week 2022. EO tersebut meminta untuk bertemu dan menuntut Wanda.

"Mba Wulan sang EO 'Paris Fashion Week' minta bertemu. Katanya akan menuntut saya di pengadilan," tulis Wanda Hamidah dalam Instagram Story-nya, dikutip Kamis, 10 Maret 2022.

Mengetahui kabar itu, Wanda menanggapinya santai dan tak gentar. Dia mengatakan siap menghadapi si EO. Bahkan dia mengaku senang lantaran itu bisa menjadi jalan untuk membongkar aksi pembohongan publik yang terjadi.

"Dengan senang hati saya menunggu, supaya kedok kamu semakin terbuka. Sincerely, WH," lanjut Wanda Hamidah.

Yang mengejutkan, Wanda juga membandingkan masalah ini dengan kasus yang diangkat dalam serial Netflix "inventing Anna". Serial ini mengisahkan soal Anna yang menipu para sosialita di New York.

"Nah ternyata ada juga di Jakarta. Anna versi Jakarta ini mencuri hati dan uang para elite Jakarta. Anna menipu para sosialita, pejabat negara, Kedubes, Lembaga-lembaga, organisasi. Yes of course para desainer dsb," ujar Wanda.

Seluruh pernyataannya ini, kata Wanda, bukan asal bicara. Pasalnya, Wanda mengaku sudah memiliki bukti terkait adanya oknum yang melakukan penipuan di balik segala peristiwa ini.

"Based on dokumen yang masuk, sahih diberikan oleh sumber yang sahih. Mohon maaf saya tidak bisa share dokumennya. Analisa saya: Ada yang sengaja melakukan penipuan. Sebagian besar brand-brand Indonesia yang ikut ke Paris memang berharap dan menyangka bahwa PFW benaran, mereka sudah bayar mahal, ternyata oh ternyata tidak didaftarkan ke PFW benaran. Aku merasa kasihan. Siapa pun yang menipu, mereka harus membayarnya, entah sanksi atau hukum," jelas Wanda.

"Banyak pertanyaaan event mereka disupport pemerintah. Jawabannya iya. Karena ada logonya, ada rilis resmi yang dikeluarkan Kemenpar, bahkan ada di website resmi Kemenpar. Apa dan kenapanya, tanya mereka langsung ya. Saya awam tapi punya nalar aja," tambah Wandah.

Di akhir postingannya, Wanda menegaskan bahwa dirinya tidak bertujuan menjatuhkan brand lokal Indonesia di mata dunia.

"Postingan saya bukan ingin menjatuhkan 'karya anak bangsa' justru ingin menjaga dan melindungi reputasi brand lokal Indonesia di mata dunia. Jangan sampai brand lokal Indonesia ternoda," tandasnya.