IFBC Banner

Heboh Penipuan Agen Perjalanan Wisata 'Komodo Experience' ke Labuan Bajo, Waspada! Begini Modusnya

Selasa, 03 Mei 2022 – 11:01 WIB

Labuan Bajo (Foto: National Geographic)

Labuan Bajo (Foto: National Geographic)

JAKARTA, REQnews - Kasus penipuan berkedok agen perjalanan wisata kembali marak dan memakan banyak korban.

Frans Setiawan, wisatawan asal Jakarta tetripu agen perjalanan wisata Komodo Experience di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

"Semoga tidak ada korban lainnya lagi, pelaku ditangkap, dan uang kerugian dikembalikan," kata Frans, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Mei 2022.

Ia pun membeberkan lebih detail tentang kasus penipuan yang menimpanya. Frans dan 16 anggota keluarga lainnya dari Jakarta menjadi korban. Mereka telah tertipu oleh agen perjalanan wisata (agent travel) Komodo Experience di Labuan Bajo hingga merugi sebesar Rp 46.300.000.

Peristiwa penipuan itu telah dia laporkan ke Kepolisian Polres Manggarai Barat dengan nomor STTLP/106/IV/2022/NTT/Res Mabar.

Berdasarkan laporan polisi tersebut diketahui, satu keluarga itu telah melakukan pelunasan biaya perjalanan wisata selama empat hari tiga malam pada Jumat lalu ke Rizky Saputra yang mengaku sebagai pihak Komodo Experience.

Lantaran pernah melakukan perjalanan wisata ke Labuan Bajo dengan hasil yang memuaskan menggunakan jasa Rizky pada lima tahun lalu, Frans lantas percaya pada Rizky.

Namun tak disangka, usai pembayaran biaya perjalanan, pihak agen perjalanan tidak mengunjungi mereka. Berbagai alasan pun diberikan oleh pelaku.

Bahkan, agen perjalanan wisata itu pun tidak menjemput rombongan keluarga yang akan melakukan wisata hingga Sabtu.

Frans lantas curiga dan meminta hotel untuk menghubungi pihak kapal Lamborajo yang diketahuinya menjadi kapal wisata mereka. Namun, betapa kagetnya Frans mendengar penuturan pihak kapal, dia dan keluarga tidak masuk dalam daftar tamu pada kapal tersebut, dan Rizky telah lama buron karena sering menipu wisatawan.

Kini, Frans pun berharap kasusnya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Ia ingin pelaku segera ditangkap dan uang kerugiannya dapat dikembalikan.