IFBC Banner

Deddy Corbuzier Akhirnya Minta Maaf, Tapi Kok Ngeles: Undang LGBT Lain Gak Masalah, Salahnya Dimana?

Selasa, 10 Mei 2022 – 16:31 WIB

Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier

JAKARTA, REQnews - Podcast Deddy Corbuzier yang mendatangkan pasangan gay menuai polemik bahkan jadi berbuntut panjang. Gara-gara podcast-nya itu, kini Deddy dikecam oleh banyak pihak karena dianggap ikut mengkampanyekan LGBT.

Dan kini, Deddy Corbuzier akhirnya meminta maaf dan menghapus podcast-nya tentang pasangan gay tersebut. Permintaan maaf Deddy itu disampaikan lewat video podcast bareng Gus Miftah yang baru saja diunggah Selasa, 10 Mei 2022.

Dalam video itu, Deddy Corbuzier mengaku masih belum cukup paham tentang pemahaman LGBT dalam Islam. Ia lantas menjelaskan bahwa fenomena LGBT itu memang benar-benar ada. Hal itu pula yang menjadi alasan ia membuat konten yang akhirnya menuai kontroversi.

Hanya saja, dirinya heran kenapa kontennya itu kini malah bermasalah. Padahal, ia sebelumnya juga pernah mengundang LGBT lainnya sebelum podcast pasangan gay.

"Gua pernah ngundang transgender, pernah ngundang LGBT lainnya. Tapi gak ada masalah, gak menjadi besar," kata Deddy Corbuzier.

"Kenapa ini jadi ramai? Gua salahnya dimana? Gitu loh, intinya," sambungnya.

Meski demikian, mantan suami Kalina Oktarani itu tetap menyampaikan permintaan maaf karena telah membuat kegaduhan.

"Kalau salah ya gua minta maaf karena kegaduhan," ujar Deddy Corbuzier.

Gus Miftah lantas menimpali bahwa pengetahuan Deddy Corbuzier soal LGBT berdasarkan hukum Islam memang kurang dan lebih banyak didominasi literasi umum.

"Iya, betul masih umum. Memang kurang (literasi Alquran dan hadits soal LGBT)," kata Deddy.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu lantas mempertanyakan alasan awal Deddy Corbuzier mengangkat isu LGBT itu.

Diungkapkan Deddy, bahwa fenomena LGBT memang ada dan tidak bisa ditutupi.

"Bahkan saya tau juga ada selebriti-selebriti yang LGBT," ujar Deddy.

"Karena gua gak mau (jadi gay). Karena gua straight. Gua juga gak mau menghina mereka juga, karena itu pilihan mereka," tandasnya.