IFBC Banner

Bersyukur Jadi Warga RI! Di Negara Ini Para Wanita yang Keguguran Dihukum hingga 30 Tahun Penjara

Selasa, 17 Mei 2022 – 09:01 WIB

Perempuan El Salvador divonis 30 tahun penjara karena keguguran.

Perempuan El Salvador divonis 30 tahun penjara karena keguguran.

JAKARTA, REQnews - Sebuah pengadilan di El Salvador, minggu lalu, memvonis seorang perempuan dengan hukuman 30 tahun penjara.

Vonis dijatuhkan usai wanita tersebut menjalani pertolongan medis darurat saat hamil, yang berujung kematian si anak dalam kandungan.

Pengadilan menyatakan perempuan yang bernama Esme itu telah "melakukan pembunuhan". Keguguran itu dialami Esme pada 2019 silam dan hingga kini wanita malang itu sudah ditahan selama 2 tahun.

Diketahui, El Salvador adalah negara di Amerika Tengah yang menerapkan hukum aborsi yang "keras". Di negara itu, aborsi secara penuh dilarang, bahkan terhadap perempuan yang hamil karena diperkosa atau punya masalah kesehatan yang bisa memburuk akibat kehamilan.

Menurut Organisasi Penentang Larangan Aborsi, The Citizen Group for the Decriminalization of Abortion (CGDA), sejak dua dekade terakhir 180 perempuan El Salvador telah menjadi korban aturan ini.

Para perempuan yang jadi korban itu meliputi mereka yang keguguran, melahirkan bayi yang sudah meninggal dalam kandungan, atau mereka yang menjalani pertolongan medis darurat.

"Hakim dipenuhi stigma dan stereotipe gender. Putusannya bertentangan dengan dasar-dasar HAM yang telah ditetapkan Pengadilan Inter-American: bahwa kondisi darurat saat kehamilan seharusnya dilihat sebagai masalah kesehatan," kata Morena Herrera, Presiden CGDA.