IFBC Banner

Fakta Miris di Balik KKN di Desa Penari Tembus 7 Juta Penonton, Pemeran Hantu Cuma Dibayar Rp75 Ribu

Jumat, 20 Mei 2022 – 08:01 WIB

Film KKN di Desa Penari tembus 7 juta penonton.

Film KKN di Desa Penari tembus 7 juta penonton.

JAKARTA, REQnews - Film KKN di Desa Penari tampaknya benar-benar sukses menyedot perhatian publik Tanah Air. Bahkan film horor satu ini sampai menyabet predikat film Indonesia terlaris sepanjang massa dan menembus angkat 7 juta penonton.

Namun di balik kesuksesan film besutan MD Entertainment itu terselip fakta miris yang bikin netizen mengelus dada. Baru-baru ini viral sebuah video pemeran hantu dalam film KKN di Desa Penari yang mengaku hanya dibayar Rp 75 ribu selama syuting.

Dalam video viral itu, warga Dusun Ngluweng, Kalurahan Ngleri Kapanewon Playen, Gunungkidul mengaku dilibatkan menjadi hantu dalam salah satu adegan.

Salah satunya seorang pria bernama Subardo yang mengungkapkan pengalaman hingga bayaran kala ikut syuting menjadi hantu.

"Saya itu didapuk (diminta) jadi hantu. Selain itu saya juga ikut jaga di sini," kata Subardo dikutip dari video viral di Twitter, Jumat, 20 Mei 2022.

Subardo kemudian menceritakan bagaimana dirinya dan 50 warga lain saat mengikuti proses syuting. Mulai dari menggunakan riasan wajah hantu yang tidak boleh dihapus selama 24 jam hingga harus menunggu dalam bus ber-AC agar riasan mereka tidak luntur dan rusak.

Selain itu, saat syuting mereka juga diminta untuk tidak memejamkan mata. Mereka pun harus mengulang adegan jika ada salah satu pemain yang tidak sengaja mengedipkan mata maupun gerakan lain yang tak sesuai harapan.

Untuk keterlibatannya selama syuting yang memakan waktu hingga lebih dari satu hari itu, Subardo dan warga lainnya itu diberi upah sebanyak Rp 75 ribu.

"Bayangkan mata tak boleh berkedip dalam waktu yang lama. Kami dibayar Rp 75 ribu sekali pengambilan gambar," tandasnya.