Misteri Status Advokat Barbie Kumalasari, Nama Hakim Tinggi Ikut Terseret

Selasa, 10 September 2019 – 08:30 WIB

Barbie Kumalasari dan Boy William (doc: youtube)

Barbie Kumalasari dan Boy William (doc: youtube)

JAKARTA, REQnews - Kasus ikan asin memang bikin nama Barbie Kumalasari viral. Sejak Galih Ginanjar masuk sel tahanan, perempuan malah kerap tampil di acara-acara televisi. Bahkan dengan percaya diri ia mengaku sebagai seorang advokat. Kalau gitu, mengapa dia gak perjuangkan kasus suaminya? LOL.

Pengakuannya tersebut sontak menjadi bahan cibiran masyarakat. Banyak orang menduga bahwa ijazah yang dimiliki Barbie tersebut palsu. Ia pun mengaku sakit hati saat banyak orang yang tak mempercayai kebenaran ijazahnya.

Barbie bahkan sempat mengajukan laporan kepada Polda Metro Jaya namun tak lama setelah itu dicabut lagi.

Soal profesi advokat pun kembali dibahasnya, saat berjumpa dengan Boy William dan diunggah pada akun YouTube Boy pada Rabu 4 September 2019 lalu.

"Karena kan gini ya, emang kenapa sih? Gue yang kuliah, gue yang ini kok orang yang pada ribet?'' sambungnya.

''Sampai gue dibilang advokat palsu, ijazah palsu. Itu menurut gue gak make sense banget. Gue udah punya berita acara sumpah dan itu resmi dari pengadilan tinggi. Gue pelantikan di sana juga,'' kata Barbie.

Bahkan dengan pongahnya, ia pun mengaku memiliki kriteria sendiri dalam memilih masalah yang akan ia tangani sebagai advokat. Ia bahkan enggan memilih kasus seorang selebriti. Menurutnya ia bukanlah seorang pengacara yang pansos (panjat sosial).

"Dan sebenarnya enggak ada salahnya," kata Boy menimpali.

Tampak sependapat dengan Boy William, Barbie pun lantas menyinggung soal banyaknya artis yang terjerat kasus untuk meminta bantuan hukum kepadanya.

"Karena gue idealis banget, sampai hari ini banyak temen-temen gue yang artis-artis bermasalahlah. Yang cerai, narkoba, banyak banget yang gue tolak-tolakin karena gue terlalu profesional aja," ujar dia.

"Ya itu pilihannya ya," balas Boy William lagi.

"Iya pilihan," kata Barbie.

Tapi kalo dipikir-pikir, omongan Barbie patut dikritisi. Soalnya gini, kalo jadi advokat harus lewatin beberapa tahapan ini lho, di antaranya,

Tahap pertama, ya harus punya ijasah sarjana Hukum atau ijasah Syariah, atau dari Perguruan Tinggi Hukum Militer dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, itu keharusan! Setelah itu baru bisa, mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Itupun masih tahap awal. Apakah ini dilewati oleh Barbie? Wallahu alam!

Nah, beberapa waktu lalu, si Barbie ngaku-ngaku sebagai lulusan hukum dari kampus Universitas Azzahra yang berlokasi di Jatinegara. Tapi yang aneh kok dia malah lupa tahun lulusnya.

“Tahun 2015 kalau enggak salah,” katanya.

Dan makin aneh lagi, ketika dicek pada situs web kampus, ia malah masih terdaftar sebagai mahasiswa. Tapi ia berkilah bahwa itu adalah kesalahan administrasi kampus.

Untuk menguatkan alibinya, ia lantas mengunggah foto Berita Acara Sumpah yang membenarkan bahwa dirinya sudah disumpah menjadi advokat atau pengacara. Sumpah tersebut dilakukan pada 28 September 2017 lalu.

Sumpah tersebut dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Dr. Muh. Daming Sunusi, S.H., M.Hum. dan disaksikan oleh dua orang Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Benar Karo Karo serta Mohammad Zubaidi Rahmat.

Tahap Kedua, haruskan mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA). Ini lagi-lagi tak ditemukan pada pernyataan Barbie? So what do you thinking about this?

And then, ini nih yang gak kelihatan pada si Barbie, yaitu di tahap ketiga, harus mengikuti magang di kantor advokat sekurang-kurangnya 2 tahun secara terus-menerus di kantor advokat. Apakah dia uda lakuin itu, only God Knows why? Nah, setelah itu di tahap terakhir, baru tuh diangkat dan disumpah menjadi advokat. Gituuu!! (Binsasi)