Rahasia Rambut Putih Bang Buyung

Minggu, 16 Desember 2018 – 20:36 WIB

Adnan Buyung Nasution (Foto : www.abnp.co.id)

Adnan Buyung Nasution (Foto : www.abnp.co.id)

Siapa sih yang mengingini rambut uban? Sebagian besar orang di dunia ini tidak menyukainya. Mengapa? Sebab rambut uban pertanda tua, mengganggu performa atau penampilan lahiriah. Memiliki rambut uban membuat orang menjadi kehilangan rasa percaya diri lalu mencat dengan warna hitam atau warna lainnya.

Menurut ilmu kesehatan, rambut uban muncul karena sejumlah faktor, antara lain; karena kebiasaan merokok, ketidakseimbangan hormon, menopause dini, diet yang salah, pengaruh genetik, faktor psikologis misalnya karena stres dan kurang istirahat, penggunaan hair dryer dan catok rambut secara berlebihan, kurangnya kebersihan rambut dan kulit kepala, konsumsi makanan cepat saji, kekurangan asam folat dan vitamin B.

Sebaliknya menurut ilmu agama, rambut putih dianggap sebagai berkah Tuhan. Uban dianggap sebagai simbol kebaikan, kematangan, kedewasaan, kebijaksanaan dan seterusnya. Di mata Tuhan, uban itu baik adanya!

Syahdan, Nabi Ibrahim bertanya pada Allah ihwal rambut ubannya. “Rabbi, ini apa?” Kemudian Allah menjawab, “Itu adalah kemuliaan dan kelembutan!”

Rasulullah juga memiliki uban. Abu Bakar pernah bertanya pada sang nabi tentang rambut ubannya. Rasulullah lalu memintanya untuk membaca Surat Hud, Al-Waqiah, Al-Mursalat, An-Naba dan At-Takwir. Rasulullah juga berpendapat, uban adalah cahaya bagi setiap mukmin. Uban itu kebaikan dan dapat meninggikan derajat.

Sosok Advokat ternama (Alm) Adnan Buyung Nasution identik dengan rambut ubannya plus jambul dan ternyata rambut putih “si Abang” demikian ia biasa disapa, sudah eksis sejak lama. Meski demikian, Buyung selalu tampil percaya diri dengan rambut ubannya.  Banyak orang menganggap rambut uban Bang Buyung menarik, rapi, unik dan menjadi ciri khasnya. Di mana pun, apalagi di ruang-ruang sidang di pengadilan, Bang Buyung selalu tampil percaya diri didukung busananya yang selalu rapi dan parlente, suara dan bicaranya yang khas dan yang paling penting adalah semangat dan kecerdasannya sebagai seorang advokat.

Lalu muncul pertanyaan apakah ada hubungan antara perkataan Allah pada Nabi Ibrahim, perkataan Rasullulah dengan rambut uban Bang Buyung?

Tidak ada! Di dalam sebuah buku biografi tentang dirinya yang berjudul “Semangat si Jambul Putih; Pusaka, Perkara dan Wanita” yang diterbitkan “Bunga Kejora” tertulis tentang rahasia rambut putihnya. Disebutkan bahwa banyak pula orang terkecoh lantaran menganggap rambut uban Bang Buyung itu "dari sononya!" Tidak juga. Tidak sedikit pula orang yang menyarankan Bang Buyung agar mencat rambutnya menjadi hitam.

Pada awalnya Buyung muda yang pada saat itu masih duduk di bangku SMA menemukan rambutnya mulai memutih. Memasuki bangku kuliah, hingga akhirnya kuliah di Belanda, rambut putihnya malah makin banyak. Ia sempat risau dan tidak percaya diri. Namun pada saat ia melihat sang idola, aktor film Steward Granger yang memiliki rambut nan unik, maka Buyung pun ingin memiliki rambut unik. Ia langsung memiliki ide memutihkan semua rambutnya.

Buyung kemudian menggunakan teknologi shampo dan toning kleurvessteviger zilver vit tot grijs (penguat warna putih sampai abu-abu) merek Andrelon. Shampo dan toning ini ia kenal pada saat ia kuliah di Universitas Utrech, Belanda. Ya karena itu, ia pun memutihkan semua rambutnya.

Balik ke Indonesia, ia pertahankan rambut putihnya. Bang Buyung diketahui memiliki salon langganan di Jakarta sejak 1975. Secara rutin ia datang ke salon tersebut dengan menggunakan produk sampo dan toning yang diduga masih produk yang sama, sebab di buku tersebut tidak dijelaskan detil.

Bang Buyung meninggal pada 23 September 2015 silam pada usia 83 tahun. Tak hanya jasa-jasa besarnya di bidang hukum yang dapat kita kenang, rambut uban yang ada jambulnya itu menjadi kenangan tersendiri. (nls/Bos)