Sadis Gaes! Ini Hukuman bagi Kaum Jomblo di Denmark

Minggu, 20 Oktober 2019 – 23:00 WIB

ilustrasi cinnamon challenge bagi kaum jomblo di Denmark (doc: jitunews.com)

ilustrasi cinnamon challenge bagi kaum jomblo di Denmark (doc: jitunews.com)

INTERNASIONAL, REQnews - Predikat jomblo bagi kaum milenial di Indonesia mungkin hal biasa. Tapi di Denmark itu sesuatu yang tak biasa. Ternyata di sana, untuk kaum milenial yang masih aja jomblo di usia ke-25 akan ‘dihukum’ lho. Kok bisa gitu ya?

Ini merupakan salah satu kebiasaan unik di sana. Dirunut dari sejarahnya, tradisi ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Mulanya disandingkan dengan profesi pedagang rempah yang selalu bepergian ke luar negeri. Lantaran saking sibuknya, pedagang ini tak punya cukup waktu untuk mencari pasangan.

Seiring waktu bergulir, kebiasaan ini diperuntukkan bagi anak muda yang berulang tahun ke-25 dan masih jomblo saja jomblo atau belum menikah. Nah, karena dianggap belum ‘laku-laku’, maka mereka akan disiram dan dilempar oleh keluarga atau sahabat karibnya.

Tapi siraman ini tak seperti di Indonesia lho. Di Denmark, anak muda yang belum punya pasangan akan dilempari dengan bubuk kayu manis. ‘Hukuman’ ini juga dikenal sebagai ‘cinnamon challenge’.

Mulanya sang korban akan diikat berdiri selama beberapa jam dan disiram dengan air. Setelah itu, barulah dilempari dengan bubuk kayu manis dari ujung kepala sampai kaki.

Mungkin terkesan sadis dan memalukan, tapi semua kegiatan ini dilakukan dengan hati-hati. Mereka akan terlebih dahulu memberi perlengkapan seperti masker atau kacamata untuk yang berulang tahun.

Sementara yang berulang tahun mau gak mau harus pasrah sambil memegang bendera Denmark. Semua yang turut serta dalam tradisi ini bersukacita sehingga tak ada istilah baper di sana.

Sebenarnya, tak ada maksud jahat dari tradisi ini. 'Hukuman' ini hanya sebagai pengingat untuk mereka yang jomblo supaya segera mencari pasangan.

Tapi kalau yang berulang tahun ke-30  dan masih saja jomblo, maka perlakuannya lebih sadis lagi. Yang berbahagia malah akan dilempari dengan bubuk lada.

Sama dengan tradisi sebelumnya, korban yang ulang tahun akan disiram air terlebih dahulu. Bahkan untuk membuat tradisi ini lebih menyenangkan, keluarga atau sahabat akan menambah menu yang dilempar dengan telur. Waduh gak kebayang gimana perihnya? Ada-ada aja ya, tapi bagi orang Denmark itu adalah sebuah hiburan semata. (Binsasi)