IFBC Banner

Kisah Polisi yang Hidupi 79 Anak dengan Gaji Pas-pasan

Selasa, 22 Oktober 2019 – 23:30 WIB

Ipda Rochmat Tri Marwoto (doc: ngopibareng.id)

Ipda Rochmat Tri Marwoto (doc: ngopibareng.id)

JAKARTA, REQnews – Niat dan rencana yang baik pasti akan diberikan jalan dan kemudahan dari Sang Amalik. Hal ini nampaknya dialami betul oleh seorang anggota Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur.

Namanya Ipda Rochmat Tri Marwoto (41). Namanya sempat jadi buah bibir beberapa waktu lalu. Semua itu karena tindakan mulianya dalam membantu anak yatim, terlantar hingga mantan pecandu narkoba yang jumlahnya ada 79 anak.

Menurut Rochmat, ia bersama sang istri mulai mengasuh anak-anak tersebut sejak 2007 silam. Tak hanya sekadar memberikan tumpangan dan makanan, namun ia juga membiayai sekolah anak-anak asuhnya hingga ke jenjang pendidikan tinggi.

“Kalau anak-anak mau sekolah sampai perguruan tinggi, ya saya siap tanggung biayanya. Dari mereka, kini ada yang sudah jadi polisi, guru, hingga pegawai bank,” kata dia.

Oleh karenanya, Ipda Rochmat harus mengeluarkan biaya ekstra sedikitnya Rp 8 juta per bulan untuk makan dan uang saku anak asuhnya. Padahal, Rochmat hanya bergajikan pas-pasan.

Tapi ia tak hilang akal. Rohman punya cara untuk menyiasatinya, yakni dengan membuka aneka usaha, seperti perkebunan, toko kelontong dan toko buah.

Ternyata, kehidupan di masa lampau yang mendorongnya untuk melakukan aksi mulia tersebut. Rochmat memang terlahir dari keluarga sederhana yang hidup serba pas-pasan. Bahkan, untuk biaya kuliahnya di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia di Jakarta, 11 tahun lalu, dia harus bekerja sebagai tukang ojek.

“Saat kuliah di Jakarta, saya bekerja sampingan menjadi tukang ojek dari pukul 15.00 sampai pukul 21.00. Dari hasil ojek, saya mendapatkan tambahan pendapatan Rp 7.000 hingga Rp 12.000,” kata dia terkenang.

Atas perjuangannya yang luar biasa, Rochmat pun mendapatkan penghargaan berupa pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dari Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Binsasi)