IFBC Banner

Seorang Pria Jepang Ditangkap China atas Tuduhan Spionase

Rabu, 23 Oktober 2019 – 01:00 WIB

Ilustrasi spionase (doc: istimewa)

Ilustrasi spionase (doc: istimewa)

INTERNASIONAL, REQnews – Seorang pria asal Jepang ditahan di Beijing, China karena dianggap melanggar hukum pada Senin 21 Oktober 2019. Dia disangka melakukan aktivitas mata-mata (spionase). Hal tersebut pun dibenarkan oleh juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga.

"Kedutaan besar Jepang di China telah mengonfirmasi ada seorang warga Jepang berusia 40 tahunan ditahan oleh otoritas China di Beijing pada September karena [diduga] melanggar peraturan China," kata dia.

Menurut pemberitaan Kantor berita AFP, pria yang ditahan tersebut diketahui pernah bekerja di Institut Nasional untuk Studi Pertahanan di Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Suga pun menjelaskan bahwa dalam kerangka perlindungan ekspatriat asal Jepang, pihaknya telah mengadakan pertemuan antara pelaku dan konsulat, dan berbicara dengan anggota keluarganya. “Tetapi kami menolak berkomentar lebih lanjut mengingat karakteristik kasus ini," ujar Suga.

Sementara, pemerintah China maupun pihak terkait belum memberikan tanggapan terhadap kasus tersebut.

Asal tahu saja, China telah meningkatkan pengawasan terhadap berbagai organisasi internasional dan warga negara asing dengan dalih keamanan nasional sejak Presiden Xi Jinping berkuasa. Ditambah dengan berlakunya hukum kontraspionase pada 2014 dan hukum keamanan nasional di 2015.

Di saat yang sama, China juga harus menghadapi berbagai tuduhan menahan warga negara asing yang diduga sebagai alat politis. Penangkapan terhadap warga Jepang diketahui telah terjadi selama beberapa kali. China dan Jepang selama ini terlibat sejumlah sengketa wilayah yang tidak kunjung diselesaikan.

Dikutip Kyodo News dan Asahi Shimbun, setidaknya tercatat ada 13 warga sipil Jepang yang ditahan di China dengan berbagai tuduhan termasuk spionase pada 2015. Dua tahun kemudian, enam warga ditahan karena dugaan "aktivitas ilegal" yang tidak dijelaskan secara rinci. (Binsasi)