Edan! Pasangan Muda Ini Tembak Bayinya Sendiri Pakai Airsoft Gun

Jumat, 08 November 2019 – 21:30 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

INTERNASIONAL, REQnews - Pasangan suami-istri dari Fukuoka, Jepang baru-baru ini ditangkap karena menggunakan senjata BB atau airsoft gun untuk menembak anak mereka yang berusia 1 tahun. Anak mereka meninggal karena pendarahan terus menerus dan memar parah.

Menurut Oriental Daily, balita yang tidak bersalah meninggal dunia setelah ia diselamatkan dari orang tuanya yang kejam tahun lalu. Pasangan muda itu dinyatakan bersalah karena telah menembak anak laki-laki mereka sendiri.

Namun, mereka justru menolak untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka dan sebagai gantinya menuduh anak mereka yang berumur 3 tahun melakukan kejahatan.

Polisi setempat mengatakan bahwa pengakuan yang diberikan oleh pasangan pelaku kekerasan tidak dapat dipercaya. Pasangan itu ditangkap kemarin, Kamis, 6 November 2019.

Anak malang yang menderita luka parah di wajah dan tubuhnya dilaporkan telah didiagnosis menderita pneumonia sejak Desember tahun lalu.

Setelah kejadian itu, ibu bayi itu mengatakan bahwa jantung dan paru-paru putranya telah berhenti bekerja karena penyakitnya. Ia pun membawanya ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sayangnya, bayi itu meninggal setelah operasi yang berlangsung sedikit lebih dari satu jam.

Ketika orang tua diselidiki, mereka menyangkal semua tuduhan pelecehan. Ayah dari anak-anak itu bahkan mengatakan, "anak kami yang berusia 3 tahun bermain dengan pistol udara", saat ditangkap.

Tetapi ketika polisi menyita rumah mereka, mereka tidak hanya menemukan satu senjata BB, mereka juga menemukan beberapa senapan angin yang disimpan di rumah mereka. Setelah penyelidikan lebih lanjut, senjata itu tak masuk akan bagi anak usia 3 tahun untuk menembak secara akurat.

Sedihnya, ini bukan pertama kalinya orang tua yang kejam ini dituduh menyerang anak-anak mereka sendiri. Pada Januari tahun lalu, Departemen Kesejahteraan Anak menemukan putra tertua mereka dengan wajah bengkak, bengkak karena dampak parah.