Parah! Istrinya Berjuang Lawan Kanker, Suaminya Malah

Selasa, 03 Desember 2019 – 06:00 WIB

Tangkapan layar unggahan Grup Facebook Kisah Rumah Tangga Fans.

Tangkapan layar unggahan Grup Facebook Kisah Rumah Tangga Fans.

MALAYSIA, REQnews - Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan curgatan seorang istri yang mengidap kanker payudara. Bagaikan 'sudah jatuh tertimpa tangga', ia juga mendapati suaminya selingkuh dengan adik iparnya sendiri.

Kisah itu dibagikan grup Facebook Kisah Rumah Tangga Fans. Sebenarnya, curhatan ini diunggah pada 13 April lalu, namun kembali viral karena ceritanya cukup memilukan hati.

Melalui akun grup Facebook tersebut, seorang wanita berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa dia adalah ibu dari tiga anak dan dia didiagnosis menderita kanker payudara stadium empat (kala itu). Dia keluar masuk rumah sakit karena payudaranya yang kanan diangkat dan telah menjalani 16 putaran kemoterapi. 

Kondisinya semakin memburuk, kankernya telah menyebar ke paru-parunya dan para dokter telah memberikan oksigen dan obat penghilang rasa sakit kepadanya. Merasa dirinya tak akan hidup lama, ia pun menandatangani DNR.

Sebagai informasi, DNR adalah pesan untuk tenaga kesehatan ataupun masyarakat umum untuk tidak mencoba melakukan atau memberikan tindakan pertolongan berupa CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) jika terjadi permasalahan darurat pada jantung pasien atau terjadinya henti napas pada pasien. 

Artinya, wanita tersebut sudah tidak ingin diselamatkan lagi ketika kondisinya benar-bernar memburuk.

"sya dh nampak dah biasanya kanser tahap sya ni plg kuat bleh tahan smpai raya ni je.. sya dan kluarga pun dah sign perjanjian utk tidak selamatkan saya ( tak buat cpr atau masuk tiub dlm mulut sya) jika keadaan sya smakin tenat dgn dr hospital," kata dia.

Sejak keluar dari rumah sakit, dia memperhatikan bahwa suaminya bertingkah aneh. Suaminya itu kerap hilang pada malam hari. Namun dia merasa tidak yakin sudah berapa lama hal ini terjadi.

Dua minggu berlalu, dia pun mengikhlaskan suaminya jika ingin menikah lagi. Dengan syarat, tidak melakukannya saat dia masih hidup. Bahkan, dia juga ingin diperkenalkan dengan wanita yang ingin jadi selingkuhan suaminya. 

Suaminya tidak membantah atau marah pada tuduhan ini karena dia merasa iba pada istrinya yang sakit. 

Pada suatu hari, sang istri menemukan sebuah pesan di handphone suaminya. Suaminya benar-benar selingkuh, bahkan mengajak selingkuhannya itu ke sebuah hitel. 

Rasa marah dan penasaran pun memuncak, dia mencoba menelepon nomor itu tetapi tidak dapat dihubungi. Kemudian dia pun berinisiatif menggunakan telepon putrinya.

Betapa mengejutkan bahwa orang yang menjawab adalah adiknya sendiri. Dia bahkan memastikannya ketika dia bisa mendengar ibunya berbicara di belakang.

Wanita itu seperti berada di persimpangan sekarang. Jika dia berhadapan dengan mereka, kehormatan keluarga akan hancur dan rasa hormat dan cinta anak-anaknya terhadap ayah mereka akan hilang sama sekali. 

Wanita ini yang sudah berjuang melawan perjuangannya sendiri dengan penyakitnya memiliki perjuangan lain dengan orang-orang dalam hidupnya. Dia yang merasa bersalah dan gelisah sementara yang bersalah bebas dari hukuman.