Amankah 'Gituan' di Tengah Pandemi Covid-19? Begini Caranya

Selasa, 31 Maret 2020 – 07:35 WIB

Amankah 'Gituan' di Tengah Pandemi Covid-19? Begini Caranya (Foto: Istimewa)

Amankah 'Gituan' di Tengah Pandemi Covid-19? Begini Caranya (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat dianjurkan untuk tetap di rumah. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus tersebut.

Pada saat Kamu di rumah dengan pasangan, terlintaskah di pikiran untuk melakukan hubungan seksual? Namun, pertanyaannya, amankah berhubungan seks saat pandemi Covid-19?

Penularan virus corona sejauh ini diyakini hanya melalui droplet atau percikan cairan saliva atau liur yang keluar saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Selain itu, benda mati yang permukaannya telah terkontaminasi virus corona juga bisa menjadi media transmisi.

Maka, virus bisa saja berpindah saat Kamu berhubungan intim bila ada kontak fisik seperti berciuman dan berpelukan. Hal ini menambah risiko penyebaran virus.

Sejauh ini, belum ada data ilmiah yang membuktikan bahwa virus corona jenis baru penyebab Covid-19 atau virus corona lainnya terdeteksi di semen dan cairan vagina.

Namun, Dr. Ramin Asgary, seorang profesor kesehatan dunia di George Washington University, mengatakan virus tersebut ditemukan di feses atau kotoran. "Oleh karenanya, rimming atau menjilat bagian anus sangat berisiko (menularkan)," katanya kepada Huffington Post.

Sementara itu, dr. Lauren Streicher berpendapat, hubungan seksual bukan sesuatu yang haram di era wabah virus corona selama Kamu dan pasangan merasa sehat dan mempraktikkan pola hidup higienis.

"Jika Kamu karantina dengan seseorang, entah itu suami atau istri, pasangan hidup atau siapapun itu, saya rasa hubungan seksual tidak menjadi masalah yang besar karena Anda selalu bersamanya tiap hari," ujar dr. Lauren kepada Chicago Tribune.

Namun, bila salah satu dari Kamu masih sering bepergian ke luar rumah, entah untuk bekerja atau sekadar berbelanja, maka sebaiknya bersihkan diri dengan benar sebelum bercinta karena ada risiko paparan virus dari luar.

Sebagai info, hubungan intim sangat dianjurkan karena memiliki khasiat di tengah situasi krisis seperti saat ini. "Seks bisa membantu Anda melepaskan stres dan kegelisahan, menjaga ikatan batin dengan pasangan dan merilis endorfin sehingga perasaan lebih terasa damai," ungkap dr. Diana Hoppe, penulis buku 'Healthy Sex Drive, Healthy You'.

Jika kebetulan pasangan Kamu positif mengidap virus corona atau menunjukkan gejala Covid-19, maka jangan pernah nekat untuk tetap berhubungan seksual. Anda bisa saja ikut tertular.

Masturbasi bisa menjadi solusi sebagai pelampiasan kebutuhan alami ini. Begini bunyi panduan New York City Health Department: "Masturbasi tidak akan menyebabkan Covid-19, terutama jika tangan Anda (dan mainan) seks sudah dicuci bersih dengan sabun selama 20 detik baik sesudah atau sebelum."

Memang tidak mungkin menerapkan physical distancing ketika berhubungan seks. Untuk itu, lakukan tips berikut ini agar Anda tetap aman ketika bercinta:

1. Bersihkan diri sebelum dan sesudah bercinta

2. Hindari berciuman karena virus corona dapat menyebar melalui air liur.

3. Pilih posisi bercinta yang tidak berhadapan. Hal ini untuk mencegah terpapar percikan droplet pasangan.

4. Pastikan Kamu dan pasangan sama-sama mengarantinakan diri.

5. Bersihkan sex toys Kamu sebelum digunakan.