Tips Jitu Atur Finansial Selama Pandemi
JAKARTA, REQnews – Wabah corona (covid-19) turut memberikan dampak besar bagi dunia usaha di tanah air. Tak sedikit pekerja yang kehilangan sebagian bahkan seluruh pendapatannya. Untuk itu, perlu pemahaman tentang finansial yang baik sehingga sehingga bisa tahan banting di tengah pendemi ini.
Pemerhati Perbankan Jenthu Apolunanto mengatakan, umumnya para pekerja di daerah perkotaan kerap kewalahan, ketika dihadapkan dengan situasi serba tak pasti seperti ini. Lantaran tak punya simpanan dana darurat, mereka juga tak punya cukup amunisi terkait financial literacy.
Maka ia menganjurkan agar setiap orang perlu menerapkan sejumlah langkah bijak agar bisa bertahan di masa pandemi ini. Berikut sejumlah tips yang ditawarkan oleh Jenthu.
1. Atur Ulang Keuangan
Hal yang mungkin terlupakan dan bisa segera dilakukan adalah dengan mengecek ulang sumber pendapatan dan menghitung ulang budget rumah tangga.
“Setiap orang perlu memastikan agar cash flow aman, membatasi atau meniadakan pengeluaran yang tak perlu dan mengamankan portfolio aset likuid-nya (tabungan, deposito, emas, reksadana) agar bisa cukup untuk mengcover situasi ini,” katanya belum lama ini.
2. Tetap Tenang dan jangan boros
Jenthu juga menganjurkan agar semua orang tetap tenang dan tak gelisah berlebihan dengan kondisi saat ini. Perilaku hidup boros juga perlu dirubah dan hindari utang atau membeli barang dengan skema cicilan.
“Harus membedakan mana yang wajib dipenuhi untuk hidup, mana kebutuhan yang bisa disesuaikan dan tidak mendesak dan mana keinginan yang bisa ditunda,” ujarnya.
3. Siapkan dana darurat
Selain itu perlu ada penambahan saldo pada dana darurat. Lazimnya, besaran dana darurat ideal adalah perkalian dari pengeluaran rutin bulanan.
“Semakin banyak jumlah anggota keluarga konsekuensinya semakin besar dana darurat yang harus disiapkan,” ujarnya.
Semua anggaran yang tak mendesak, bisa dialokasikan sebagai dana darurat.
“Bila mungkin buat Anggaran Bulanan yang mencakup kebutuhan utama, kebutuhan pelengkap dan kebutuhan belanja. Persentase tiap kebutuhan termasuk dana darurat berbeda antar keluarga, boleh disesuaikan sendiri,” katanya.
4. Kelola THR dengan bijak
Para pekerja juga disarankan untuk mengunakan THR dengan bijak dan cermat. Dana tersebut sebaiknya jangan dihabiskan untuk eksekusi konsumsi sesaat.
“Sikapi THR sebagai sumber penghasilan tambahan. Bisa digunakan untuk merestruktur finansial yang ambyar, antara lain untuk bayar hutang, buat dana darurat, investasi atau asuransi,” katanya.
Redaktur : Oji Ramelan Syahputro
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
