Nih Cara Dapetin Pelat Mobil Gahar Mirip Bahar bin Smith

Sabtu, 23 Mei 2020 – 17:04 WIB

Cara Dapetin Pelat Mobil Nyentrik Mirip Habib Bahar bin Smith

Cara Dapetin Pelat Mobil Nyentrik Mirip Habib Bahar bin Smith

JAKARTA, REQnews - Ternyata Bahar bin Smith punya mobil mewah dengan pelat nomor nyentrik lho. Dia pernah terlihat menaiki Mazda MX-5 dengan nomor polisi B-1256-KAB. Lalu pada kesempatan lain, pelatnya berubah menjadi B-4-HAR. Pelat B-4-HAR kemudian dia pakai juga pada Mercedes-Benz E-Class.

Nah, apa kamu tertarik punya plat nomor unik dan khusus kayak gitu? Simak prosedur pembuatannya.

Langkah pertama adalah pemilik kendaraan perlu melakukan permohonan dan mengisi formulir dengan mengunjungi Samsat terdekat. 

Pemohon tinggal menuliskan deretan angka dan huruf sesuai yang diinginkan. Polisi akan memproses permohonan pemilihan pelat nomor cantik ini selama belum ada yang menggunakan.

Setelah itu, pemilik kendaraan tinggal menuju loket untuk membayarnya sesuai tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Selanjutnya soal tarif penerbitan NKRB diatur pada PP No 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Polri pengganti PP No 50 Tahun 2010.

Berikut daftar tarif penerbitan NKRB pilihan sesuai PP No 60 Tahun 2016:

1. NRKB pilihan 1 (satu) angka
- Tidak ada huruf belakang (blank) Rp 20 juta
- Ada huruf di belakang angka Rp 15 juta

2. NRKB pilihan 2 (dua) angka- Tidak ada huruf di belakang Rp 15 juta
- Ada huruf di belakang Rp 10 juta

3. NRKB pilihan 3 (tiga) angka
- Tidak ada huruf di belakang angka Rp 10 juta
- Ada huruf di belakang angka Rp 7,5 juta

4. NRKB pilihan 4 (empat) angka
- Tidak ada huruf di belakang angka Rp 7,5 juta
- Ada huruf di belakang angka Rp 5 juta.

Sementara aturan untuk memilih plat nomor unik terdapat pada PP Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 36 Ayat 8 sampai 11, yakni:

(8) Nomor Registrasi pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf c, diberikan berdasarkan permintaan dan dipungut biaya PNBP, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. huruf pilihan terdiri dari 1 (satu) atau maksimal 7 (tujuh) huruf yang berupa nama orang sesuai kartu identitas.
b. seri angka pada nomor registrasi terdiri dari 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) angka yang penempatannya setelah huruf pilihan;
c. kombinasi huruf pilihan dengan seri angka pada nomor registrasi sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, ditempatkan setelah kode
wilayah.

(9) NRKB pilihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b dan huruf c, digunakan 1 (satu) kali kepemilikan untuk 1 (satu) Kendaraan Bermotor yang
berlaku maksimal 5 (lima) tahun.

(10) Pemilik Ranmor yang menggunakan nomor pilihan, setiap 5 (lima) tahun mengajukan permohonan dan membayar biaya PNBP, apabila pemohon tidak
mengajukan permohonan untuk menggunakan nomor pilihan lagi, diganti dengan nomor NRKB sesuai urutan dan tidak dipungut biaya PNBP nomor pilihan.

(11) NRKB pilihan yang sudah tidak digunakan lagi sebagaimana dimaksud pada ayat (8), karena kendaraan bermotor diperjualbelikan / balik nama / mutasi ke luar daerah, dapat digunakan untuk kendaraan bermotor lain dengan membayar biaya PNBP sesuai peraturan perundang-undangan. (Bins)