Cara Jitu Dongkrak Harga Toyota Kijang Inova

Minggu, 31 Mei 2020 – 08:03 WIB

Cara Jitu Dongkrak Harga Toyota Kijang Inova

Cara Jitu Dongkrak Harga Toyota Kijang Inova

JAKARTA, REQnews - Toyota Kijang Innova merupakan salah satu mobil yang cukup populer di Indonesia. Tentu tak bisa diragukan lagi lantaran mobil keluarga ini memiliki kapasitas yang lumayan besar yaitu mampu menampung tujuh penumpang.

Entah model baru maupun seken, mobil ini masih jadi buruan. Melansir mobil88, bagi pemilik Kijang Innova dan berencana ingin menjualnya suatu saat nanti, ada baiknya melakukan beberapa hal sebagai berikut :

Lakukan Servis di Bengkel Resmi

Tak sedikit pemilik mobil enggan melakukan servis mobilnya di bengkel resmi. Mereka beralasan, harga servis di bengkel resmi lebih mahal. Padahal, harga servis di bengkel resmi tak jauh berbeda. Selain itu servis di bengkel resmi biasanya lebih terjamin dan transparan, baik soal suku cadang hingga harganya.

Bahkan, saat ini tak sedikit calon pembeli mobil bekas, kerap menanyakan rekam jejak servis rutin di bengkel resmi. Hal ini, untuk menghindari komponen mobil yang tidak berkualitas. 

 

Lakukan Perawatan Rutin 

Sama seperti lainnya, memiliki mobil harus rajin melakukan perawatan agar mobil tetap dalam kondisi prima. Perawatan ini bisa dilakukan termasuk pada eksterior, interior, dan juga mesin.

Untuk eksterior, lakukan perawatan bisa juga dengan cara mencuci. Tapi cucilah dengan cara yang baik dan benar, seperti memperhatikan kondisi air, sabun, dan perlengkapan mencuci.

Pastikan bodi dan kaca jendela minim jamur. Karena itu bersihkan mobil dengan lebih detail. Tidak ada salahnya beberapa bulan sekali pergi ke salon mobil.

Interior juga harus diperhatikan. Perlu dicatat hindari merokok di dalam mobil. Sebab, akibat asap rokok, bau kabin akan sulit dibersihkan.

Anda juga jangan terlalu sering makan di dalam mobil, lalu awasi juga anak-anak agar tidak mencoret-coret jok mobil. Lalu untuk soal mesin, ada baiknya dilakukan service secara berkala.

 

Rajin Memeriksa Cairan 

Salah satu cara merawat mobil yang sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri yaitu memeriksa cairan-cairan mobil, mulai dari cairan wiper, mesin, radiator, rem dan lainnya.

Mobil juga memerlukan berbagai cairan seperti yang disebutkan di atas. Karena itu, pastikan semua cairan tercukupi dengan maksimal jangan sampai berkurang atau habis hingga kering.

 

Jangan Modifikasi Berlebihan 

Modifikasi memang sah-sah saja. Akan tetapi, jika modifikasi berlebihan, biasanya akan ada resiko yang harus Anda terima.

Modifikasi berlebihan bisa juga dengan melakukan penambahan pada bodi atau memotong bagian mobil. Karena hal tersebut membuat desain Toyota Kijang Innova jadi berbeda.

Selain itu, hindari modifikasi berlebihan khususnya yang berkaitan dengan sistem kelistrikan. Sebab, resiko mengubah sistem kelistrikan bisa menyebabkan mobil terbakar. 

Modifikasi berlebihan juga akan sangat merugikan Anda. Sebab, si calon pembeli biasanya tak mau mobil bekas yang diincar kondisinya tidak lagi orisinil.

 

Pastikan Lampu-Lampu Masih Menyala

Lampu-lampu pada mobil memang banyak macamnya, mulai dari lampu utama, lampu sein, lampu belakang, dan lampu-lampu lainnya di dalam kabin.

Pastikan lampu-lampu ini tetap menyala. Jika memang mati atau tidak menyala, maka bisa diganti dengan yang terbaru. Pastikan pula, lampu-lampu yang digunakan sesuai dengan aturan berlaku.

 

Gaya Mengemudi Sewajarnya

Salah satu cara agar mobil Anda tetap awet, yaitu mengemudilah sewajarnya. Maksudnya, patuhi rambu lalu lintas, termasuk mengemudi dengan kecepatan yang sudah ditentukan dalam undang-undang.

Mengemudi ugal-ugalan juga sangat dilarang, karena akan banyak kerugian, mulai dari masalah pada mesin, rem, hingga ban. Bahkan resiko terburuk bisa terjadi kecelakaan.

Nah, jika mobil bekas kecelakaan biasanya harganya akan turun, bahkan cenderung tidak laku.

 

Perhatikan Kelengkapan Surat

Terakhir, jika ingin harga mobil tetap tinggi, pastikan kelengkapan surat-surat dijaga dan disimpan dengan baik, mulai dari Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), buku panduan, buku servis, nota pembelian, faktur pajak, hingga polis asuransi.

Yang terpenting adalah keberadaan STNK dan BPKB, sebab keduanya bisa menjadi bukti kepemilikan yang paling utama.

Semoga bermanfaat! (Bins)