Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

4 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Memilih Pengacara

Jumat, 19 April 2019 – 23:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews – Pernah gak sih kalian merasa kebingungan saat memilih pengacara. Sebab untuk mendapatkan advokat yang cocok untuk mendampingi kalian saat menghadapi sebuah perkara atau hal lainnya, memang tidak semudah yang kita duga sebelumnya.

Ditambah, 'menyewa' jasa pengacara terkenal yang telah memiliki nama besar pun bukanlah jaminan. Sebab mereka belum tentu mengerti kondisi psikis dan materi yang dialami oleh kliennya. 

Tak jarang pengacara besar justru terkesan “menyepelekan” kasus yang dialami oleh kliennya. Maka pendapat bahwa mencari pengacara yang pas sesulit seperti mencari jodoh, memang ada benarnya. 

Dalam artikel ini, REQnews ingin berbagi beberapa 4 hal yang harus diperhatikan dalam memilih pengacara, antara lain: 

1. Menelusuri bidang keahliannya. 

Masing-masing pengacara memiliki keahlian yang berbeda, hal tersebut biasanya dapat diketahui dari laman website mereka. Oleh karena itu jangan pilih pengacara yang keahliannya tidak sesuai dengan permasalahan yang kita hadapi. 

2. Cari tahu tarif mereka terlebih dahulu. 

Walaupun kode etik pengacara telah menyebutkan bahwa mereka tidak boleh membebani kliennya dengan biaya yang tak terjangkau tetapi tak jarang banyak diantara klien mengeluh soal tingginya tarif yang dipatok oleh pengacara mereka. Oleh karena itu, tak aneh bila sang calon klien dapat menelepon kantor pengacara yang akan ditunjuk untuk menanyakan tarif standardnya. Bila dirasakan cocok, maka dapat dilanjutkan dengan momen konsultasi. 

3. Pilih pengacara yang mau meluangkan waktunya untuk mendengarkan. 

Banyak pengacara yang terlanjur memiliki nama besar ternyata tidak memiliki waktu bahkan untuk mendengarkan keluhan dan berdiskusi dengan kliennya. Hal tersebut bertambah buruk bila ternyata sang pengacara juga tidak memiliki asisten atau partner yang dapat menggantikan perannya berdiskusi dengan kliennya. Pilih pengacara yang tidak terlalu sibuk sehingga dapat bertukar pikiran dengan para klien. 

4. Pengacara yang direkomendasikan oleh orang lain. 

Sebagaimana disampaikan diatas bahwa memilih pengacara bagaikan memilih jodoh dan oleh karenanya kita harus merasa “pas” terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan yang tepat. Banyak bertemu dengan kandidat pengacara sebelum memilih salah satu diantaranya. Jangan menyerahkan pada orang lain memilihkannya untuk anda karena pilihan mereka belum tentu terbaik untuk anda. 

Nah, dari sini kalian sudah paham kan jika pengacara yang pas untuk membantu kita menyelesaikan permasalahan hukum adalah mereka yang seimbang antara keahlian dan empatinya terhadap kliennya. 

Bila hal itu sudah ada titik temunya, maka tak ayal lagi seluruh permasalahan yang dihadapi akan terasa ringan karena pengacara menjadi “teman untuk berbagi”. (RYN)