Biar Nggak Ketipu, Ini Tips Bedakan Polisi Asli dan Gadungan Saat Razia

Selasa, 24 November 2020 – 18:32 WIB

Penangkapan Polisi Gadungan (Foto: Istimewa)

Penangkapan Polisi Gadungan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Belakangan ini marak adanya kasus tindak kejahatan yang modusnya mengaku sebagai aparat kepolisian. Biasanya modus ini digunakan para pelaku untuk memeras hingga memikat wanita, tak terkecuali saat razia kendaraan. 

Bahkan pelaku rela membeli atribut polisi dari para pedagang. Tujuannya agar lebih meyakinkan pelaku berdandan sedemikian rupa atau mencetak foto dengan tampil berseragam seperti polisi sungguhan.

So, agar terhindar dari modus kejahatan tersebut, kita harus bisa membedakan mana polisi sungguhan dan mana gadungan. Untuk itu REQnews telah merangkum dari berbagai sumber, cara membedakan polisi asli dan gadungan!

Berikut ulasannya:

1. Polisi Biasanya Tidak Sendiri

Razia yang digelar oleh satlantas biasanya dilakukan secara berkelompok. Apabila anggota polisi melakukan tilang sendirian untuk memastikan kebenaran razia tersebut warga bisa segera melapor.

Jika polisi tersebut sendirian, pasti memiliki identitas nama di seragamnya, ada bet dan atribut lainnya.

2. Memiliki Identitas Jelas

Jika polisi asli, ia memiliki identitas tertempel di seragam yang dikenakan saat bertugas. Identitas tersebut dapat berupa bet nama atau kartu tanda anggota (KTA) polisi. Jika masih meragukan, selanjutnya bisa menelepon ke kantor polisi.

3. Memiliki Surat Tilang

Ketika melakukan razia atau penindakan, polisi asli selalu membawa bukti pelanggaran atau tilang. Tilang merupakan surat yang dijadikan pengantar bagi pelanggar untuk menghadiri sidang pelanggaran. Karena tidak semua polisi yang hendak melakukan penindakan membawa surat tugas penindakan, namun polisi yang asli pasti membawa surat tilang.

4. Memasang Plang Tanda Razia

Saat melakukan razia, polisi akan memasang sebuah plang untuk menunjukkan bahwa saat itu sedang dilakukan razia. Jadi masyarakat harus lebih berhati-hati, kemudian jika melihat oknum polisi yang mencurigakan segera melapor.