IFBC Banner

Punya Kecenderungan Mental Issue? 5 Buku Ini Bisa Membantumu

Minggu, 03 Januari 2021 – 16:01 WIB

Ilustrasi Membaca Buku (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Membaca Buku (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews- Beberapa dari kita tentu menarasakan akibat dari pandemi Covid-19. Salah satu yang paling menjadi konsen adalah tentang kesehatan mental atau Mental Health.

IFBC Banner


Beberapa influencer dan aktivis kejiwaan berupaya memberikan awareness tentang kesehatan mental yang ada di sekitar.

Bahkan sejumlah gangguan mental yang kerap timbul dewasa ini misalnya mudah terbawa emosi, stres, cemas berlebihan, depresi, dan sebagainya. Kecemasan dan gangguan mental ini kemudian akan menimbulkan ketidakseimbangan di otak, yang pada akhirnya timbul menjadi gangguan psikis, atau disebut juga psikosomatik. 

Sementara itu, banyak hal-hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan awareness tentang kesehatan mental, termasuk mengenalkan tentang mental health issue yang dimasukkan kedalam buku. Baik berbentuk cerita fiksi, memoar ataupun kisah nyata yang difiksikan.

Tahukah kamu ada banyak buku di dunia ini yang mengangkat tema mental health issue? Dari berbagai banyak buku yang ada, berikut 10 buku pilihan Gramedia Digital, rekomendasi bacaan untuk kamu.

1. Gelombang Lautan Jiwa

Buku ini merupakan psikomemoar atau catatan perjalanannya sebagai seorang yang mengalami skizofrenia. Anta Samsara, menuliskan kisahnya, kisah nyata saat dirinya berusaha lepas dari stigma dan derita batinnya. Ia bangkit dan mencoba meraih kemenangan jiwa. Dari buku ini juga kita bisa melajar mensyukuri semua yang Tuhan berikan. Karena dengan berlapang dada, maka hati akan merasa lebih tenang.

2. 13 Reasons Why

Melalui buku ini kita bisa merasakan ada rasa kecamuk yang disampaikan begitu saja pada orang lain, yang menjadi tekanan dan alasan untuk mengakhiri hidup. Seperti yang dialami Hannah Baker tokoh utama dalam buku tersebut.

Sebelum mengakhiri hidupnya, ia telah menyiapkan serangkaian hal untuk memberi tahu sekitarnya tentang hal-hal dan siapa saja yang terkait hingga akhirnya ia mememilih untuk menyudahi hidupnya. Buku ini juga digarap menjadi serial televisi yang banyak memberikan awearness tentang kesehatan mental.

3. I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki

Buku yang satu ini mendadak viral, setelah RM, leader boy band yang tengah mendunia, BTS, membawanya saat syuting Bon Voyage 3 di Malta. Buku ini yang memberikan inpirasi pada RM untuk menciptakan #loveyourself.

Buku yang ditulis oleh Baek Se Hee ini pada bercerita tentang pertanyaan diri sendiri dan evaluasi untuk mencintai diri sendiri. Buku ini juga mengajarkan kita untuk menerima kekurangan dan mensyukuri kelebihan yang Tuhan berikan

4. Garis Lurus


 

Miko pengidap asperger dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Ia berusaha menjalani hidupnya hingga di satu titik, sebuah surel membawa Miko dalam perjalanan yang kemudian mengubah hidupnya. Momen itu menjadi awal yang membawa Miko ke titik terbaik dalam perjalanan yang kemudian mengubah hidupnya. Momen itu menjadi awal yang membawa Miko ke titik terbaik dalam hidupnya. Mempertemukan orang-orang yang mengajarinya tentang rasa. Tentang menjadi manusia. Dan di atas segalanya, mengajarinya tentang cinta.

 

5. Kala, Amor Fati, Egosentris, Paradigma, Saddha, dan 25 Jam

Buku seris yang ditulis oleh Syahid Muhammad ini belatar belakang psikologis. Buku ini juga sedang menyuarakan tentang mental issue yang selama ini sangat disepelekan oleh banyak orang. Meski dibungkus dengan cerita fiksi, buku ini mampu menuangkan keresahan-keresahan yang seringkali timbul dalam kehidupan sosial. Dalam buku ini juga terdapat syair-syair yang mengajak pembaca agar menerima luka dengan dan berdiskusi dengan diri sendiri untuk menemukan solusinya.