Mau Divaksin Tapi Takut Jarum Suntik? Cobain 3 Cara Ini

Senin, 18 Januari 2021 – 00:02 WIB

Ilustrasi Takut Jarum Suntik (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Takut Jarum Suntik (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Menghadapi vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan pada seluruh warga Indonesia membuat para penderita Trypanophobia atau fobia jarum suntik berpikir beribu kali untuk menerima vaksin.

Faktanya, fobia jarum suntik memang kerap terjadi. Faktornya beragam, mulai dari trauma atau factor genetik. Tak hanya itu, terlalu banyak membaca atau mendengar pemgalaman buruk orang lain terhadap jarum suntik juga bisa berpengaruh lho.

Efek yang timbul pun bermacam-macam mulai dari pusing, jantung berdebar-debar, hingga pusing dan pinsan.

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Exposure terapi, adalah deskripsi adalah terapi yang menceritakan jarum suntik lalu dibantu dengan foto lalu kemudian dari jarak jauh melihat jarum suntik sampai akhirnya melakukan suntikan kepada penderita trynophobia bisa menurunkan resikonya kejang otot hingga traumatik. Gunanya terapi ini adalah untuk memperkenalkan jarum suntik dari angle yang berbeda.

Yang kedua adalah mengatur pikiran atau rasa cemas. Penderita fobia jarum suntik harus terlebih dulu mengatasi kecemasan yang timbul. Pertama dengan teknik terapi kognitif, dengan berbicara tentang ketakutan yang akan timbul.

Selanjutnya adalah praktik pernapasan diafragma, cara mengatasi rasa takut jarum suntik yang lainnya dengan melakukan praktik pernapasan diafragma. Sesaat sebelum divaksin, cobalah melakukan praktik pernapasan diafragma jika memungkinkan. Cara lainnya, kamu juga bisa meremas benda semacam stress ball atau tetap menonton dan mendengarkan musik hingga sebelum disuntik.

Seperti yang diketahui, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung sejak Rabu 13 Januari 2021 kemarin. Vaksin Covid-19 dilakukan secara bertahap hingga menyentuh 181 juta penduduk Indonesia.