IFBC Banner

Anda Mudik dengan Kendaraan Pribadi? Lakukan 6 Hal Ini untuk Cegah Rasa Kantuk

Rabu, 29 Mei 2019 – 11:30 WIB

Ilustrasi nyetir mengantuk

Ilustrasi nyetir mengantuk

JAKARTA, REQnews - Anda berencana mudik dengan berkendara? Mudik menggunakan jalur darat saat ini sedang menjadi primadona, mengingat semakin membaiknya infrastruktur jalur darat seperti Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra.

IFBC Banner


Namun ada hal yang patut diperhatikan saat seseorang mengemudikan kendaraannya dalam jangka waktu lama, yaitu serangan kantuk. Data yang dihimpun oleh National Sleep Foundation Amerika Serikat mencatat bahwa 100.000 kasus kecelakaan setiap tahunnya disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk.

Parahnya, para pengendara terkadang memaksakan diri untuk terus mengemudi saat tubuh sebenarnya telah memberikan sinyal kelelahan, akibatnya mereka akan mengalami “microsleep” yaitu kondisi dimana otak merasakan kelelahan namun tubuh masih tetap terjaga.

Microsleep tidak seperti tidur biasa, karena microsleep adalah hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk. Kejadiannya hanya berlangsung antara 30 detik hingga 1 menitan, namun durasinya akan bertambah lama jika seseorang memasuki kondisi tidur.

Seseorang yang mengalami microsleep tidak akan menyadari jika dirinya tertidur karena biasanya kondisi tersebut terjadi saat mata masih terbuka walaupun pandangannya kosong. Hal ini tentu sangat berbahaya saat seseorang sedang mengemudikan kendaraan karena pasti tidak dapat lagi mengontrol arah dan laju kendaraannya.

Untuk itu, perhatikan beberapa hal berikut dapat menghindarkan Anda dari rasa kantuk dan kondisi microsleep, antara lain:
1. Istirahatlah dengan cukup setidaknya sehari sebelum menjalani perjalanan panjang.
2. Saat merasa lelah, segera berhenti dan gunakan waktu untuk tertidur sejenak, terutama jika anda dalam perjalanan jarak jauh.
3. Konsumsi kopi setidaknya 30 menit hingga 1 jam sebelum keberangkatan karena efek kafein dalam kopi baru akan terlihat setelah 30 menit.
4. Lakukan peregangan saat menepi di tengah perjalanan dan berjalan-jalanlah sekitar 10 menit. Peregangan otot dan bergerak secara aktif dapat melancarkan kembali peredaran darah ke otak sehingga asupan oksigen ke otak kembali lancar.
5. Hindari minum obat dan alkohol sebelum dan saat berkendara. Jika memang kurang sehat, sebaiknya jangan berkendara dan gunakan kendaraan umum saja.
6. Hindari berkendara jarak jauh sendirian, ajaklah teman atau saudara sehingga dapat menjadi teman mengobrol sepanjang perjalanan. Akan lebih baik jika orang yang menemani dapat menggantikan berkendara saat anda tertidur.

Jangan lupakan tips diatas agar mudik makin asik dan lebaran semakin nyaman ya. (RET)