Awas Tertipu! Ini Tips Membedakan Alat Tes Swab Baru dan Bekas

Selasa, 04 Mei 2021 – 06:01 WIB

Ilustrasi (foto: istimewa)

Ilustrasi (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kasus pemakaian alat tes swab antigen bekas di Bandara Kualanamu, yang menjerat sejumlah pegawai Kimia Farma baru-baru ini menyadarkan publik, bahwa harus lebih berhati-hati dalam memilih pelayanan uji Covid-19.

Nah, untuk itu, Anda perlu mengetahui, bagaimana sebenarnya membedakan antara alat swab yang sudah pernah dipakai, dengan yang masih baru.

Menurut ahli patologi dari Klinik Laboratorium Primaya Hospital Karawang, dr. Hadian Widyatmojo, Sp.PK, masyarakat haruslah melakukan pengecekan alat swab sebelum digunakan oleh petugas. Apakah alat tersebut masih tersegel dalam kemasan, ataukah sudah terbuka sebelum dipakai.

Masyarakat punya hak meminta petugas untuk memperlihatkan secara jelas, dan membuka di depan mata kemasan alat tes tersebut, agar dapat diyakinkan bahwa itu baru.

 

“Anda bisa mencurigai jika tidak melihat alat swab tersebut dibuka dari tempatnya di depan Anda,” kata Hadian dalam keterangan resmi, Senin 3 Mei 2021.

Ia mengatakan selama pengambilanya betul dan aman serta menggunakan alat yang direkomendasi dan memiliki izin edar, maka hasil pemeriksaan swab tersebut bisa dipertanggungjawabkan. 

Selain itu, masyarakat juga bisa menanyakan izin edar alat swab, lalu terkait merek hingga tanggal kedaluwarsanya.

“Terkait kedaluwarsa alat swab antar merek pun berbeda beda. Umumnya sebuah alat swab bisa bertahan bertahun tahun dari masa produksinya,” ujar Hadian.

Sementara dokter spesialis patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Dwi Fajaryani, Sp.PK, menambahkan sebelum dilakukan pemeriksaan, petugas perlu menunjukkan kepada pasien, alat masih dalam kemasan sebelum dipakai. Petugas akan membuka bungkus plastiknya sesaat sebelum tindakan swab untuk menjaga agar alat tersebut tetap steril dan mencegah kontaminan.

Lalu, masyarakat juga dapat memperhatikan indikasi-indikasi lain untuk mendeteksi apakah alat swab tersebut adalah alat swab baru atau lama seperti permukaan swab stik berwarna putih bersih, masih mulus atau tidak kelihatan bergerigi, serta tidak beraroma.

Alat swab antigen juga harus memiliki Nomor Ijin Edar (NIE) dari Kementerian Kesehatan. Pasien dapat meminta petugas untuk diperlihatkan Sertifikat NIE dari vendor alat.