Tips untuk Luhut di Usia Tua: Berhenti Kerja, Banyak-banyak Berdoa Saja!

Rabu, 22 September 2021 – 21:30 WIB

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, REQnews - Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, saat ini sudah berusia 73 tahun. Tentunya, pada umur demikian, pensiunan jenderal TNI ini sebaiknya menikmati masa tua dengan baik, dengan tidak bekerja dan perbanyak menjaga kesehatan serta berdoa.

Mengutip buku The Top Five Regrets of The Dying karya perawat Bronnie Ware, banyak orang menjelang ajalnya atau di hari tua yang kritis, menyesal terlalu banyak bekerja di masa-masa sebelumnya. 

Hal ini merujuk pada pengalamannya sebagai perawat, melihat begitu banyak pengakuan orang sebelum meninggal dunia, bahwa mereka menyesal terlalu bekerja keras dan kurang menikmati hidup.

Nah, tentu saja ini bisa pelajaran dan saran bagi Luhut, agar sebaiknya menyudahi kegiatan bernegara, dan fokus pada masa tua dengan melakukan 4 hal bermanfaat ini.

1. Menjaga Fisik dan Pikiran Tetap Sehat

Memasuki masa senja, fungsi tubuh seseorang akan semakin tidak maksimal. Itulah pentingnya, orang-orang tua harus tetap menjaga kondisi fisiknya, karena bila tidak sehat, dapat berpengaruh pada kondisi kejiwaan. Rajin berolahraga secara rutin, makan yang sehat, dan melatih pikiran tetap segar setiap hari adalah kuncinya.

2. Fokus pada Keluarga

Begitu banyak penyesalan bagi para orang tua, karena bekerja terlalu keras, sampai tak mengikuti perkembangan anak dan cucunya. Maka dari itu, bekerjalah secukupnya, karena keluarga lebih penting dari sekadar materi duniawi.

3. Banyak Berdoa

Penting bagi para lansia untuk banyak-banyak berdoa. Secara umum, para lansia yang sudah uzur lebih berpotensi meninggal dunia, dibanding yang masih muda. Maka, penting untuk tidak terlalu fokus pada hal-hal duniawi, dan lebih menyiapkan bekal di akhirat.

4. Menulis Buku

Bila masa muda atau produktif Anda tidak sempat menuangkan buah pikiran dan gagasan-gagasan yang dianggap perlu untuk disampaikan, maka menulislah sebelum terlambat. Tidak ada salahnya, menuliskan isi pikiran meski usia tak lagi muda, karena bisa saja bermanfaat bagi generasi-generasi muda.