Tertarik Jadi Pahlawan Nasional? Ketahui Dulu Syarat dan Tahapannya

Rabu, 10 November 2021 – 11:35 WIB

Mantan Presiden Soekarno saat berpidato (Foto: Istimewa)

Mantan Presiden Soekarno saat berpidato (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Bertepatan dengan tanggal 10 November 2021 empat tokoh akan dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Yaitu, Usmar Ismail dari DKI Jakarta, Raden Arya Wangsa Kara dari Banten, Tombolotutu dari Sulawesi Tengah dan Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur.

Pengangkatan pahlawan nasional dalam pemerintahan Presiden Jokowi selain telah memenuhi persyaratan yang ditentukan juga mengutamakan pemerataan kedaerahan.

Hal itu dijelaskan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) Mahfud M.

Ternyata untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi oleh orang yang akan diajukan namanya untuk mendapatkan gelar itu.

Menurut UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Pasal 25 dan Pasal 26 berikut syaratnya:


Syarat Umum

1. WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI;
2. Memiliki integritas moral dan keteladanan;
3. Berjasa terhadap bangsa dan Negara;
4. Berkelakuan baik;
5. Setia dan tidak menghianati bangsa dan Negara; dan
6. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun


Syarat Khusus

1. Pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa;
2. Tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan;
3. Mengabdi dan berjuang hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya;
4. Pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara;
5. Pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa;
6. Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi; dan/atau melakukan perjuangan yang menpunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
7. Calon pahlawan nasional dapat diajukan oleh masyarakat umum dan akan melalui tahap pertimbangan oleh Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Nama memenuhi persyaratan akan diberikan gelar itu pada upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional yang akan dilaksanakan oleh Presiden RI menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November pada setiap tahunnya.

Adapun tahapannya:

1. Pengajuan nama menjadi pahlawan nasional dimulai dari tingkat kabupaten, diusulkan ke Provinsi. Setelah lolos dalam tahap provinsi, nama calon akan dikirim ke Kementerian Sosial. Pada tahap itu tim dari Kemensos akan turun langsung meninjau nama calon tersebut.

2. Dibentuk Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). 

3. Setelah dinyatakan lolos penelitian, nama calon pahlawan nantinya akan masuk ke dalam Dewan Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan. Para nama tersebut akan digodok bersama Kementerian Sosial dan akan diajukan ke Presiden.