Daniel Mananta Mengaku Penah Alami Star Syndrome, Ini Ciri-cirinya

Senin, 29 November 2021 – 00:02 WIB

 Daniel Mananta (Foto:Instageram)

Daniel Mananta (Foto:Instageram)

JAKARTA, REQNews - Pembawa acara Daniel Mananta mengaku sempat mengalami star syndrome sewaktu masih menjadi VJ MTV Indonesia. Daniel mengatakan, anak muda pada zaman itu selalu menjadikan dirinya sebagai parameter pergaulan dan selalu mendapatkan privilege.

Tetapi, ketenaran tersebut yang membuat Daniel merasa sombong sehingga bisa menghalalkan segala cara.

Jadi, orang-orang di sekeliling lu kayak, 'lu yang paling keren, paling hebat'. Misalnya gue lagi antre di restoran, sekuriti kayak 'sudah, langsung aja'. Atau misalnya economy class langsung dinaikin jadi business class hanya dengan foto (bareng)," kata Daniel Mananta.

"Mempunyai sebuah ketenaran itu bikin gue jadi congkak banget sehingga apapun yang gue lakukan pada saat itu kayak sah-sah aja," ucap Daniel Mananta kanal YouTube TonightShowNet.

Dia merasa bersyukur karena pada saat itu dilindungi Tuhan lantaran tidak tersandung kasus sama sekali.

Dikutip dari orami, star syndrome merupakan gangguan kepribadian memiliki perasaan dirinya sempurna, mengagumkan.

Melansir Journal of Behavioral Medicine, seseorang yang mengalami gangguan star syndrome umumnya tidak bahagia dan kecewa ketika tidak diberi bantuan atau kekaguman khusus yang mereka yakini pantas didapatkan.

Belum diketahui secara pasti penyebab gangguan ini. Seperti halnya gangguan kesehatan mental lainnya, kemungkinan penyebab gangguan star syndrome, yaitu:

Trauma di masa kecil, orang tua memuji atau mengkritik secara berlebihan, harapan yang tidak realistis dari orang tua, pergaulan bebas, pengaruh budaya.

Meskipun penyebab gangguan ini tidak diketahui, beberapa peneliti berpikir bahwa anak-anak yang rentan secara biologis, gaya pengasuhan yang terlalu protektif atau mengabaikan mungkin berdampak.

Genetika dan neurobiologi juga mungkin berperan dalam perkembangan gangguan kepribadian star syndrom

Star syndrome biasanya muncul pada awal masa dewasa dan pada orang-orang yang baru saja terkenal atau mendadak kaya, sehingga terjadi perubahan drastis dalam kehidupannya .

Orang dengan gangguan psikologis ini mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah, karena bertentangan dengan citra diri.

Berikut ini ciri-ciri seseorang yang terkena star syndrome:

1. Memiliki rasa mementingkan diri sendiri secara berlebihan.
2. Membutuhkan kekaguman dan pujian setiap melakukan apapun.
3. Mengharapkan perlakuan khusus, karena bangga dengan apa yang dicapai.
4. Melebih-lebihkan prestasi dan bakat.
5. Bereaksi negatif terhadap kritik.
6. Terlalu sibuk dengan fantasi tentang kesuksesan, keindahan, dan kekuatan.
7. Memanfaatkan orang lain agar tujuannya tercapai.
8. Memiliki ketidakmampuan atau keengganan untuk mengenali kebutuhan dan perasaan orang lain.
9. Percaya bahwa lebih unggul dan hanya bisa bergaul dengan orang yang sama spesialnya.
10 Mendominasi pembicaraan dengan tema kelas tinggi.
11. Meremehkan atau memandang rendah orang yang dianggap tidak selevel.
12. Mempercayai bahwa orang lain iri dengan kesuksesan yang didapat.
13. Berperilaku arogan atau sombong.
14. Menjadi tidak sabar atau marah ketika tidak menerima perlakuan khusus.
15. Merasa tertekan dan murung karena mereka tidak sempurna
16. Memiliki perasaan rahasia ketidakamanan, rasa malu, dan penghinaan.
17. Berusaha melakukan berbagai hal untuk menarik perhatian orang banyak.
18. Hanya ingin menggunakan produk terkenal saja dan merasa malu menggunakan produk dengan brand biasa saja.