IFBC Banner

Waspada! Lagi Marak Pembobolan Rekening Lewat 'Soceng', OJK Beberkan 4 Modus Penipuannya Nih...

Sabtu, 18 Juni 2022 – 08:01 WIB

Pembobolan Rekening Lewat 'Soceng' (Foto: Ilustrasi)

Pembobolan Rekening Lewat 'Soceng' (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Masyarakat harus ekstra waspada nih! Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengimbau warga agar berhati-hati dengan modus penipuan lewat social engineering alias 'soceng' yang sedang marak.

Modus penipuan ini dikenal juga dengan istilah begal rekening yang bisa menguras isi tabungan nasabah.

Kasus penipuan bermodus soceng beberapa waktu belakangan banyak viral di media sosial. Banyak nasabah bank yang melaporkan bahwa mereka kehilangan puluhan hingga ratusan juta rupiah akibat terjebak modus penipuan ini.

Dalam waktu 5 menit, para begal rekening tersebut mampu menguras habis uang tabungan nasabah. Nah, agar Anda tak ikut menjadi korban, OJK pun mengingatkan agar masyarakat mewaspadai 4 modus soceng berikut ini.

1. Info Perubahan Tarif Transfer Bank

Penipu berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban. Penipu meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi seperti PIN, OTP dan password.

2. Tawaran menjadi Nasabah Prioritas

Penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi. Penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti Nomor Kartu ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan password.

3. Akun Layanan Konsumen Palsu

Akun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank. Akun biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan. Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhannya dengan mengarahkan ke website palsu pelaku atau meminta nasabah memberikan data pribadinya.

4. Tawaran Menjadi Agen Laku Pandai

Penipu penawaran jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Penipu akan meminta korban mentrasnfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

OJK menekankan, dalam menjalankan transaksi, petuga sbank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN, OTP atau data pribadi. Cek selalu keaslian telepon dan akun media sosial, email dan website bank.